Bantuan Benih Bibit tak Kunjung Tiba, Poktan Kota Bima Ngamuk di Dispertanak

Iklan Semua Halaman

.

Bantuan Benih Bibit tak Kunjung Tiba, Poktan Kota Bima Ngamuk di Dispertanak

Redaksi Berita11
Rabu, 12 Desember 2018
Sejumlah Ketua Kelompok Tani Asal Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota Mengamuk di Dispertanak. Foto US.


Kota Bima, Berita11.com— Belasan warga Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota Kota Bima yang tergabung dalam sejumlah kelompok tani (Poktan) mendatangi ruangan Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima di bekalang kantor lama Wali Kota Bima, Rabu (12/12/2018).

Sejumlah ketua dan anggota kelompok tani tersebut meluapkan emosi saat terlibat cokcok mulut dengan petugas dinas setempat lantara bantuan bibit jagung yang dijanjikan Dispertanak tak kunjung tiba.

Sebagian petani yang lanjut usia memilih menunggu dan duduk di emperan ruang bidang, sedangkan sejumlah ketua kelompok tani  masuk di dalam ruangan dan berdebat dengan pejabat Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dispertanak Kota Bima.

Ketua Kelompok Tani Ndano Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota,  M Yadin mengaku tak sesuai janji Dispertanak bibit jagung mestinya diterima oleh petani sejak Senin (10/12/2018) lalu. Namun hingga kini bantuan itu tak kunjung tiba.

“Jangan janji-janji saja dari kemarin kami dijanjikan. Kami sudah keluarkan banyak biaya termasuk untuk ongkos orang yang kerja dan kami sudah bayar orang yang tanam, tapi bibit belum-belum juga tiba,” teriak M Yadin kepada pejabat Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima.

Hal yang sama juga diungkapkan ketua kelompok lainnya, Iyen. “Kita capai-capai ke sini. Masalahnya kami sudah bayar yang tanam. Para petani yang lain sudah nanam, tapi kami belum karena nunggu benih yang dijanjikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima, Ridwan SP menyatakan, keterlambatan pembagian bibit bukanlah kesalahan pihaknya. Walaupun memang sempat menjanjikan kepada petani akan membagikan pada Senin lalu.

“Rencana waktu pembagian itu sesuai informasi dari sana. Kami di sini hanya mengawasi penyaluran. Bantuan itu berasal dari pusat,” ujarnya.

Dijelaskannya, keterlbatan penyaluran bantuan benih karena harus melawati uji label di Mataram. Namun dipastikan pihaknya bahwa bantuan benih segera diterima oleh kelompok tani. [US]