Bupati Bima Ajak Generasi Milenial Wujudkan Perdamaian

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Bima Ajak Generasi Milenial Wujudkan Perdamaian

Redaksi Berita11
Selasa, 18 Desember 2018
Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri Foto Bersama Generasi Milenial. 

Bima, Berita11.com— Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri menjadi pembicara pada acara Pendidikan Perdamaian, Boardgame for Peace (BGFP) yang diikuti 76 kaum milenial di gedung PLUT Amahami Kota Bima, Minggu (16/12/2018).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bima H Abdul Wahab Usman, SH, M.Si yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengatakan Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE diundang sebagai salah seorang narasumber yang memberikan pandangan kepala daerah berkaitan dengan peran generasi muda dalam menciptakan perdamaian.

Pelaksana program dari Peace Generation Indonesia, Lindawati Supena  memaparkan, Boardgame for Peace dibuat untuk mentransformasikan 12 nilai perdamaian. 

“Boardgame mengajarkan ketika  melakukan sesuatu kekerasan seperti siklus tidak pernah berakhir,” katanya seperti dikutip Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Desiminasi Informasi, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bima, Suryadin M.Si.

Lindawati bersyukur karena kegiatan di Bima mendapatkan banyak dukungan dari mitra baik pemerintah maupun komunitas pendidikan, perdamaian, literasi. “Peserta nantinya diharapkan bisa menjadi agen perdamaian yang menanamkan nilai perdamaian untuk Bima secara keseluruhan,” katanya.

Senada dengan Linda, mitra lokal Muhammad Yunus menjelaskan, peserta yang terseleleksi sebanyak 72 orang, terdiri dari 36 pelajar/santri dan 36 mahasiswa dari berbagai kecamatan Kabupaten Bima dan Kota Bima serta tambahan tiga orang dari Kabupaten Dompu.

Program tersebut terselenggara atas kerjasama UNDP, PPIM UIN Jakarta, Convey, Kumara dan Peace Generation Indonesia. Sementara itu, mitra lokal 10 anak muda Bima yang memiliki latar belakang komunitas yang begerak dibidang perdamaian, pendidikan dan literasi.

“Peserta yang dapat terlibat memiliki ketertarikan pada isu perdamaian,  kreatif dan memiliki minat pada inovasi sosial, terlibat aktif di komunitas/ organisasi serta berkomitmen melakukan kampanye perdamaian setelah mengikuti pelatihan. Kita harap mereka bisa menjadi agen perdamaian yang bisa menebar nilai-nilai perdamaian,” ujar Yunus.

Ditambahkannya, mitra lokal memberi apresiasi tinggi terhadap kehadiran peace generation memfasilitasi kegiatan. “Ke depan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk implementasikan apa yang kami dapatkan,” isyaratnya. [AN]