Cetak 156 Sarjana Baru, STIH Muhammadiyah Bima Gelar Wisuda Angkatan XXIII

Iklan Semua Halaman

.

Cetak 156 Sarjana Baru, STIH Muhammadiyah Bima Gelar Wisuda Angkatan XXIII

Sabtu, 29 Desember 2018
Prosesi Pengukuhan Wisudawan Angkatan XXII Tahun 2018, STIH Muhammadiyah Bima, Sabtu (29/12/2018).

Kota Bima, Berita11.com— Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah Bima menggelar wisuda angkata XXII tahun 2018. Sebanyak 156 orang yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian studi dikukuhkan sebagai sarjana melalui prosesi rapat senat terbuka yang digelar Gedung Serba Guna Muhammadiyah Bima, Sabtu (29/12/2018).

Selain para orang tua, mahasiswa, dosen dan pengurus yayasan, prosesi wisuda angkatan XIII tahun 2018, juga dihadiri Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan M Noer M.Pd, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan SH, Ketua STIH Muhammadiyah Bima, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bima.

Ketua STIH Muhammadiyah Bima, Gufran, S.Sos, MH mengatakan bahwa wisuda yang dilaksanakan merupakan momentum yang sangat baik semua, lebih  khusus lagi keluarga besar muhammadiyah Bima terutama para mahasiswa yang akan menyandang gelar Sarjana Hukum.

“Oleh karena itu momentum ini menjadi penting dan berharga untuk kitamerefleksikan perjalanan bangsa dan daerah kita ini dalam kurun waktu satu tahun terakhir, terutama di bidang hukum. Karena dengan melakukan refleksi kita bisa memetakan ragam persoalan dan prestasi, refleksi sekaligus sebagai langkah awal yang baik dalam menentukan sikap untuk mengarungi masa depan yang lebih baik,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Dikatakannya,  para dosen yang mengabdi di STIH Muhammadiyah Bima merupakan dosen– dosen yang telah telah menyelesaikan jenjang magister, sehingga dengan jenjang S2 tersebut para dosen kampus setempat tidak kalah saing dengan kampus lain serta sangat berkualitas.
Ratusan Peserta Wisuda Angkatan XXII STIH Muhammadiyah Bima, Sabtu (29/12/2018).

“Dalam rangka peningkatan pendidikan pengajaran terhadap para mahasiwa mahasiswi yang menimba ilmu di kampus kami. Sementara itu keberadaan Kampus kami berakreditasi B dan pada tahun 2019 akan berareditasi A, ini semua sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan itu sendiri,” katanya.

Dengan adanya dosen berkualitas, rata–rata S2, pihaknya mngharapkan adanya dukungan  Pemerintah Kota Bima dan Pemerintah Kabupaten Bima dalam upaya membangun sumber daya manusia yang andal.

“Pada kesempatan ini sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada para mahasiwa mahasiswi STIH Muhammadiyah Bima yang telah diwisuda dan menyandang gelar Sarjana Hukum, sehingga ke depan saudara dapat mengabdi di tengah–tengah masyarakat,” katanya.


Pemkab Bima Isyaratkan Dukung Visi STIH Muhammadiyah Bima

Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan M Noer M.Pd Menyampaikan Smabutan saat Wisuda STIH Muhammadiyah Bima.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan M Noer M.Pd menyampaikan bahwa wisuda sarjana merupakan sebuah tradisi akademis yang dibangun untuk menandai pelepasan almamater bagi para alumni yang telah dididik dan dibekali dengan ilmu pengetahuan agar mampu mengarungi tantangan dunia yang terhampar di hadapan mereka pada hari ini dan esok.

Dikatakannya, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima mendukung sepenuhnya upaya mewujudkan visi STIH menuju sekolah tinggi hukum terkemuka yang memiliki keunggulan di bidang penguasaan dan penerapan ilmu hukum yang dilandasi dengan moral agama Islam yang tangguh untuk menghasilkan  sarjana hukum yang profesional, humanis dan religius.

Visi tersebut sejalan dengan program pembangunan bidang keagamaan yang telah digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dengan menjadikan universitas  sebagai salah satu wahana dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan di masyarakat.

Wabup Dahlan mengisyaratkan, pemerintah daerah menyambut baik setiap prakarsa dari lembaga pendidikan tinggi seperti STIH dalam mewujudkan manusia dan masyarakat Bima yang berkualitas. Untuk itu, civitas akademika STIH Muhammadiyah Bima diharapkan dapat memainkan peranan penting dalam menciptakan SDM yang memiliki kepribadian, mental dan potensi intelektual yang dapat diandalkan dalam menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Wabup Dahlan menambahkan, STIH Muhammadiyah Bima seyogyanya terus menggiatkan pengabdian pada masyarakat sebagai penjabaran Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam beragam aktifitas yang memberikan sumbangan nyata dan langsung dapat dirasakan manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di pelosok kecamatan dan desa.

Pemerintah daerah juga akan mendukung secara konsisten pelaksanaan misi STIH Bima sebagai institusi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi hukum yang didasarkan pada prinsip nilai-nilai keilmuanserta upaya untuk menghasilkan sarjana hukum yang berwawasan global, menghargai Hak Azasi Manusia (HAM) dan bermental wirausaha.

Pada prosesi wisuda angkata XXII tahun 2018 STIH Muhammadiyah Bima juga dilaksanakan pengukuhan sejumlah wisudawan terbaik. Wisudawan terbaik pertama diraih Hamzah dengan IPK 3,75, disusul Abdul Hasan dengan IPK, 3,74, Efi Erfina dengan IPK 3,69, Ramadhan dengan IPK 3,66, Siti Hawa dengn IPK 3,65, Yeyen Rahmadani dengan IPK 3,63, Samsudin dengan IPK, 3,60, Nuraisyah dengan IPK, 3,59, Sugiarto dengan IPK 3,55 dan Teuku Ramadhan dengan IPK 3,51.[AD/*]