Breaking News

IESE 2018 Diserbu Calon Mahasiswa Pasca Sarjana

Suasana International Education and Scholarship Expo 2018 di Epicentrum Mall Mataram. 


Mataram, Berita11.com— Untuk menyelaraskan dan mensukseskan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023, meningkatkan IPM dan kualitas SDM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar international education and Scholarship Expo 2018 (IESE-2018), Sabtu di Lombok Epicentrum Mall Mataram, (15/12/2018).

Kegiatan tersebut diserbu calon mahasiswa pasca sarjana. Peserta IESE 2018 terdiri dari 12 kampus luar negeri, 8 lembaga dan kampus penyedia beasiswa, 5 agen pendidikan, 5 kedutaan besar atau konjen negara, 5 lembaga kursus atau pusat bahasa dan 5 lembaga pendukung.

Kepala DPMPTSP Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi membuka secara resmi kegiatan International Education & Scholarship Expo 2018 (IESE 2018). Menurut data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB pada April 2018, IPM Provinsi NTB masih berada pada peringkat ke-29 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

“Peringkat IPM dan kualitas SDM NTB masih rendah, ini salah satu tujuan kami digelarnya acara ini,” kata Lalu Gita Aryadi di depan ratusan mahasiswa se-NTB.

Selain itu, lanjut Gita Aryadi bahwa komitmen Gubernur DR Zulkiefliemansyah dan Wagub NTB periode 2018-2023 meningkatkan kualitas SDM dengan mengirim 1000 putra dan putri NTB  sekolah ke luar negeri, mendorong DPMPTSPmenginisiasi acara IESE 2018.

Pada Pameran Pendidikan Internasional dan Beasiswa Sekolah 2018, akan ada informasi-informasi penting cara melanjutkan pendidkan ke luar negeri.  Selain itu, bagaimana negosiasi kerjasama , MoU dengan kampus dan penyedia beasiswa dan menyiapkan kompetensi calon penerima beasiswa luar negeri tersebut.

“Kami menfasilitasi adik-adik mahasiwa yang mempunyai kemauan untuk melanjutkan jenjang pendidikan pasca sarjana di luar negeri, semuanya harus melewati sebuah proses dengan persiapan dan pembekalan yang baik, sehingga kami siapkan semuanya disini baik itu informasi kampus luar negeri, kerjasama MoU dengan kampus penyedia beasiswa dan termasuk lembaga kursus atau pusat bahasa, “ jelas Gita Aryadi.

Peserta IESE 2018 terdiri dari 12 kampus luar negeri, 8 lembaga dan kampus penyedia beasiswa, 5 agen pendidikan, 5 kedutaan besar atau konjen negara, 5 lembaga kursus atau pusat bahasa dan 5 lembaga pendukung.

Pameran adalah forum pameran yang informatif dan edukatif bagi calon mahasiswa pasca sarjana ke luar negeri. Pameran menjadi ajang sosialisasi bagaimana lika-liku mengikuti program pasca sarjana luar negeri.

Antusiasme yang begitu tinggi dari calon-calon mahasiswa pasca sarjana hadir di International Education dan Scholarship Expo. Ratusan mahasiswa baik yang selesai menempuh jenjang S1 maupun mahsiswa semester akhir memadati lokasi pameran dari pagi hingga malam hari.

Rangkian IESE 2018 ini juga terdiri dari Inspiring Talk (Instalk), yang menghadirkan gubernur dan wakil gubernur yang diwakilkan Sekda NTB Rosyadi Sayuti, Kemenristek, Dikti, Kemenag, Bappenas, Kementerian Keuangan, untuk berbagi informasi dan memberikan motifasi kepada calon mahasiswa pasca sarjana.

“Kegiatan serupa bukan yang pertama dan terakhir diselenggarakan. Awal Januari 2019 education  consultant rencanannya akan menyelenggarakan acara yang sama di NTB ini, untuk menyiapkan dan membekali calon-calon student kita sehingga memenuhi syarat dan kriteria untuk melanjutkan pendidikan S2 ke luar negeri,” tutup Lalu Gita Aryadi. [EM]

No comments