Masyarakat Bima Bisa Sampaikan Laporan secara Live ke Pusdalops BPBD jika Terjadi Bencana

Iklan Semua Halaman

.

Masyarakat Bima Bisa Sampaikan Laporan secara Live ke Pusdalops BPBD jika Terjadi Bencana

Selasa, 11 Desember 2018
Ruangan Pusdalops PB Kabupaten Bima. Foto US Berita11.com.

Bima, Berita11.com— Kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima sudah dilengkapi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) atau Disaster Information Manager. Menyusul fasilitas tersebut, setiap warga juga bisa melaporkan secara live situasi dan perkembangan dari lokasi bencana alam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Ir H Taufik Rusdi, M.Ap mengatakan, sesuai rencana fasilitas Pusdalops PB yang bersumber dari bantuan BNPB sebesar Rp1,6 miliar tersebut akan resmikan Bupati Bima dan sejumlah pejabat terkait dalam waktu tak lama lagi.

“Pusat pengendalian operasi baru beberapa hari ini mulai digunakan. Belum kita launching (luncurkan) karena menunggu waktu yang tepat dari Sestama BNPB. Alhamdulillah ruang Pusdalops PB dibantu oleh BNPB  Rp1,6 miliar semuanya kalau diuangkan,” kata H Taufik Rusdi di BPBD Kabupaten Bima, Selasa (11/12/2018).

Dijelaskannya, sejumlah fasilitas yang tersedia dalam ruangan Pusdalops PB seperti video teleconfrence, sejumlah perangkat radio, sejumlah fasilitas komputer dan layar monitor segala potensi bencana. Pusdalops PB Kabupaten Bima juga akan didukung fasilitas monitor perkembangan cuaca dari BMKG Stamet Bima.

“Jadi ini jika terjadi bencana, radio bisa langsung komunikasi langsung dengan teleconfrence dengan BNPB maupun dengan BPBD kota dan kabupaten yang sudah memiliki Pusdalop PB seperti Kota Bima,” kata mantan Kabid di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bima ini.

Dikatakannya, segala laporan dan informasi berkaitan perkembangan bencana alam dan penangananya akan dikumpulkan oleh operator Pusdalops PB sehingga bisa langsung dikontrol dan dipantau langsung oleh BNPB.

“Sistem kerja kita, radio-radio lokal BPBD ada di mana-mana kemudian masuk ke Pusdalops ini. Tidak keluar jalur kita, hanya bisa menyampaikan ke sini. Dari operator Pusdalops ini yang akan keluar konten lain, bisa ORARI lokal atau BASARNAS, kami sudah punya repeater sendiri juga,” katanya.

Pusdalops PB Kabupaten Bima didukung oleh empat tenaga operator terampil yang sudah dilatih mengoperasikan peralatan. “Empat orang operator Pusdalops, operator radio, operator laptop masing-masing untuk peta rawan bencana, semua sudah tersedia,” tambah H Taufik Rusdy. [US]