Nafsu Liar Memuncak, Sang Kakek di Dompu Tega Perkosa Menantu Sendiri

Iklan Semua Halaman

.

Nafsu Liar Memuncak, Sang Kakek di Dompu Tega Perkosa Menantu Sendiri

Redaksi Berita11
Jumat, 28 Desember 2018
AR Saat Dibawa Aparat Kepolisian Menuju Mako Polres Dompu.



Dompu, Berita11.com— Seorang kakek 63 tahun berinisial AR, warga Desa Nanga Tumpu Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, tega memerkosa MN (21 tahun), menantunya sendiri yang tengah hamil lima bulan. Peristiwa terjadi sekira pukul 19.20 Wita, Kamis (26/12/2018).

Perbuatan bejat  AR pada Kamis malam tersebut ternyata bukan yang pertama, melainkan sudah dua kali, setelah melancarkan aksinya  di rumah menantunya sendiri, Senin (24/12/2018) malam lalu.

Diduga, saat itu, pelaku yang tak lain marbot sebuah masjid menghipnotis menantunya dengan cara menyiramkan air ke mukanya sehingga menantunya tidak sadarkan diri. Tak lama setelah itu, sang kakek menggerayangi tubuh menantunya sendiri layaknya  suami istri. Setelah menantunya sadarkan diri pelaku sudah tidak ada di tempat.

“Ini merupakan kejadian kedua kalinya. Saat itu korban sedang tidur di dalam kamarnya tiba-tiba datang pelaku masuk kamar korban kemudian menutup mulut korban menggunakan tangan dan langsung melakukan perbuatan bejatnya,” jelas Kapolsek Manggelewa, IPDA Ramli, SH pada Berita11.com.

Menurut Ramli, setelah melakukan perbuatan bejatnya, AR mengancam menantunya agar tidak menceritakan kejadian itu kepada suaminya. Jika korban menceritakan perbuatan bejatnya, pelaku mengancam akan memisahkan korban dengan suaminya yang merupakan anak pelaku.

“Pelaku mengancam korban, apabila korban menceritakan perbuatan tersebut pada suaminya maka, pelaku akan membunuhnya dan akan kenai guna-guna dan mengancam pula kepada korban akan memisahkan (ceraikan, red) korban dengan suaminya,” ujar Ramli.

Kemudian  Rabu (26/12/2018) lanjut Ramli, sekitar pukul 12.30 Wita, korban menceritakan kejadian itu kepada suaminya AD bahwa korban telah diperkosa oleh bapak kandungnya AR.

“Setelah mendengar keterangan dari istrinya AD sontak emosi dan marah kepada istrinya. Kemudian untuk menghindari terulangnya kejadian itu, AD mengajak istrinya untuk menetap dan nginap di ladangnya yang tidak jauh dari kampung itu,” ujar Ramli.

Lanjut Ramli, sekira pukul 17.40 Wita, suaminya AD kembali ke rumahnya dengan tujuan menjemput saudara kandungnya SH. Selanjutnya SH menanyakan kepada AD, kenapa istrinya sampai dibawa ke ladang.

Aparat Polsek Manggelewa Berkoordinasi dengan Kerabat Korban.

“AD hendak balik ke ladang tempat istrinya, namun sebelum kembali ke ladangnya AD sempat memberitahukan ke saudaranya SH bahwa bapaknya telah melakukan perkosaan terhadap istrinya. Pada saat memberitahukan saudaranya didengar oleh warga setempat yang pada saat itu sedang duduk bersama saudaranya,” urai IPDA Ramli.

Dikatakan Ramli, setelah mendengar cerita dari AD, SH langsug menyuruh AD menjemput istrinya di ladang untuk kembali ke rumah dan pada saat menceritakan hal tersebut, didengar oleh pelaku, AR.

“Ketika mendengar itu pelaku pamit ke masjid dan setelah itu warga yang mendengar kejadian tersebut langsung mencari pelaku ke mesjid akan tetapi tidak ketemu dan warga setempat melihat pelaku berjalan menuju lapangan bola kemudian mengejar pelaku dan pelaku melihat warga mengejarnya langsung lari menuju pantai dan berhasil meloloskan diri dari kejaran warga,” jelas Kapolsek.

Sekira pukul 21.35 Wita, Kapolsek membagi anggota menjadi beberapa tim bersama warga bersama-sama mencari pelaku di sekitar pantai dan menyisir di sekitar ladang milik warga yang diduga tempat  persembunyian pelaku. Namun dalam penyisiran tidak ditemukan pelaku, kemudian Kapolsek bersama anggota Polsek kembali ke rumah korban.

“Sekitar pukul 02.40 Wita, dini hari Kanit IK mendapat informasi dari salah satu warga bahwa pelaku sudah diamankan oleh warga di Pantai Wadu Wawi. Selanjutnya Kanit IK bersama dua orang anggota menjemput pelaku untuk diamankan di Mapolres Dompu guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujar IPDA Ramli.

Korban bersama suaminya saat ini telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Dompu. [RIS]