Polisi Amankan Senpi Rakitan dan 12 Butir Amunisi SS1 dari Terduga Komplotan Pencuri di Kabupaten Bima

Iklan Semua Halaman

.

Polisi Amankan Senpi Rakitan dan 12 Butir Amunisi SS1 dari Terduga Komplotan Pencuri di Kabupaten Bima

Redaksi Berita11
Rabu, 19 Desember 2018
Dua Pencuri Ternak dengan Aksi Kekerasan Diamankan Tim Jatanras Polres Bima Kota.

Bima, Berita11.com— Aparat Resmob Bima Kota yang dipimpin langsung Kepala Unit Pidana Umum Polres Bima, Ipda Alfari Risman STRK berhasil mengamankan senjata api rakitan dan 12 butir amunisi SS1 dari komplotan terduga pencuri saat melaksanakan hunting di wilayah Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima, Rabu (19/12/2018) dini hari.

Selain mengamankan Senpi rakita laras panjang dan 12 butir amunisi SS1, aparat kepolisian juga mengamankan dua bilah parang, sebuah senter kepala, tas warna cokelat, tas warna hitam dari UM (36 tahun) dan JN (51 tahun), komplotan terduga pencuri yang beraksi di Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima, wilayah hukum Polres Bima Kota.

Hal tersebut  dibenarkan, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bima Kota, IPTU Akmal Novian Reza, S.I.K.

Sebelumnya, Tim Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Polres Bima memperoleh informasi dari masyarakat bahwa di Kecamatan Lambitu sering terjadi pencurian ternak, sehingga pada hari tersebut tim melaksankaan kegiatan keliling atau hunting di sekitar tempat kejadian perkara yang dilaporkan oleh masyarakat.

Pada pukul 02.00 Wita, Rabu (19/12/2018) dini hari, Tim Jatanras Polres Bima Kota menemukan kendaraan  jenis pickup dengan nomor kendaraan (Nopol) yang mencurigakan. Saat itu kendaraan tersebut  berjalan perlahan dan ditumpangi tiga orang, satu orang sebagai sopir dan dua lainnya duduk di belakang.

Tim Jatanras kemudian menghentikan kendaraan tersebut. tak lama, tiba tiba satu orang penumpang yang duduk di belakang lompat dari atas mobil dan melarikan diri dengan membawa senjata api rakitan laras panjang, sehingga tim mengeluarkan tembakan.

Saat itu, tim berhasil mengamankan dua orang pelaku tersebut, akan tetapi pada saat diamakan kedua pelaku berusaha melarikan diri sehingga aparat kembali mengeluarkan tembakan.  Pria berinisial UM yang menguasai senjata api rakitan laras panjang juga berhasil diamankan aparat.


Dari hasil introgasi singkat terhadap UM, ia  mengakui memiliki Senpi rakitan yang diperoleh dari seorang berinisial HR. Sesuai pengakuan yang bersangkutan Senpi diperoleh dengan cara dibeli  saat dalam perjalanan menuju ke tempat HR.

Saat diamankan, UM sempat mengelabui aparat dengan alasan agar diberikan kesempatan untuk buang air kecil. Sesaat kemudian UM berupaya melawan Tim Jatanras dan berupaya melarikan diri, sehingga aparat mengeluarkan tembakan peringatan. Namun pria 36 tahun tersebut tetap berupaya kabur sehingga tim terpaksa melumpuhkan kaki kanannya dengan timah panas.

Tim Jatanras kemudian berhasil mengamankan UM dan membawanya ke Satuan Reserse dan Kriminal bersama sejumlah barang bukti kejahatan. Hingga saat ini, Tim Jata
Saat ini Tim Jatanras masih mengejar  sejumlah pelaku yang melarikan diri di atas Gunung Lambitu serta pelaku lain yang terlibat. [AN]