Breaking News

Sempat Kabur dari Sel Tahanan, Melawan saat Ditangkap, DPO Polsek Sanggar Didor

DPO Polsek Sanggar Dilumpuhkan dengan Timah Panas karena Melawan saat Ditangkap.


Bima, Berita11.com— Sempat kabur dari sel tahanan Mapolsek Sanggar, Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek setempat, DD (23 tahun) berhasil diciduk Tim Opsnal Polres Bima di Kecamatan Woha setelah dilumpuhkan dengan timah panas, Sabtu (8/12/2018) malam.

Residivis tersebut kabur dari sel tahanan Polsek Sanggar dengan cara membengkokan terali atap lantai jemur ruangan sel. Setelah itu, DD kemudian  memanjat dan melompat dari tembok belakang sel. Residivis kasus penadahan tersebut memanfaatkan  kondisi cuaca yang sedang hujan deras sehingga anggota piket Polsek Sanggar tidak dapat mendengar suara dari dalam sel karena suara bising atap seng yang diguyur hujan deras.

Penangkapan sang residivis berhasil dilakukan Tim Opsnal Polres Bima setelah menerima iinformasi tentang keberadaan tersangka. Aparat kepolisian kemudian melakukan penyelidikan terkait keberadaan tersangka.  Kemudian pukul, 11.00 Wita, Tim Opsnal menerima informasi bahwa residivis tersebut sedang berada di rumah jerami  tengah persawahan di Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Saat Tim Opsnal tiba di lokasi, DD melihat kedatangan anggota dan hendak kabur melalui pintu belakang rumah. Namun upayanya gagal karena sudah ada petugas yang menunggu di bagian belakang rumah. Ketika anggota Opsnal merangkul lehernya untuk dibawa ke luar rumah, DD nekat menggigit ibu jari aparat, setelah itu lepas dari pegangan anggota dan berupaya lari kabur.

Melihat kondisi tersebut, anggota Opsnal mengeluarkan beberapakali tembakan peringatan ke udara. Namun tidak dihiraukan sang residivis yang terus berlari ke arah persawahan. Melihat kondisi tersebut, anggota Opsnal terpaksa melumpuhkan DD dengan menembak bagian kaki sang residivis.

Meskipun telah dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya, DD tetap berupaya bangun dan berusaha untuk kabur dari aparat kepolisian. Melihat kondisi medan dan keadaan itu, anggota Opsnal terpaksa kembali melepaskan  tembakan ke arah kaki hingga sang residivis tersungkur.

Kendati demikian, DD belum menyerah, saat dibawa anggota Opsnal melewati pematang sawah, warga Desa Kore tersebut kembali memberontak hingga ia terjatuh bersama aparat di bawah pematang sawah sehingga anggota Opsnal terpaksa menembak  kaki tersangka sebagai antisipasi.

Usai diciduk, DD dibawa ke RSUD Bima untuk perawatan medis. Kemudian diserahkan kepada anggota Polsek Sanggar.

Berdasarkan laporan aparat kepolisian, selain sebagai residivis kasus penadahan, sebelumnya DD terlibat kasus pencurian. [AD]

No comments