Breaking News

Sering Aksi Begal di Sekitar SPBU Pandai Woha, Dua Remaja ini Ditangkap

Remaja Pembegal Sepeda Motor yang Sering Aksi di Sekitar SPBU Pandai Woha Ditangkap Tim Opsnal Polres Bima.


Bima, Berita11.com— Tim Opsnal Kepolisian Resor (Polres) Bima berhasil menangkap AM alias NN asal Desa Tambe Kecamatan Bolo dan MH asal Desa Pandai Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Keduanya beberapakali melakukan aksi begal pengendara sepeda motor yang melintas di jalan negara sekitar stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pandai Kabupaten Dompu.

MH ditangkap lebih awal, sedangkan AM ditangkap di kediamannya di Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, Rabu (12/12/2018) lalu. Selain aksi begal di sekitar SPBU Pandai, AM terlibat aksi pencurian sepeda motor merek Vixion milik Mansyur, warga Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, yang diparkir sekitar lokasi acara hiburan orgen tunggal, 8 Desember 2018 lalu.

Perihal penangkapan sejumlah garong sepeda motor tersebut dibenarkan Kapolres Bima melalui Komandan Tim Opsnal Polres Bima, Bripka Herman.

Bripka Herman menjelaskan, peristiwa pencurian sepeda motor yang dialami warga Desa Mpuri Kecamatan Madapangga, Mansyur terjadi beberapa saat setelah korban menonton acara hiburan orgen tunggal di Desa Tambe Kecamatan Bolo.

“Saat nonton orgen korban memarkir sepeda motor Vixion miliknya dan jalan menuju panggung orgen. Selang beberapa menit korban kembali ke tempat memarkir sepeda motor. Namun sepeda motornya tidak ada atau hilang sehingga korban melaporkan kejadian kehilangan tersebut ke Mako Polsek Bolo,” ujar Bripka Herman.

Setelah melalui proses penyelidikan oleh anggota Opsnal, tim memperoleh petunjuk keberadaan pelaku hingga melakukan penangkapan di rumah remaja itu. Setelah mengetahui keberaan sepeda motor korban yang dicuri pelaku, Tim Opsnal Polres Bima yang dipimpin Bripka Herman meluncur ke Kabupaten Dompu. 

Barang bukti sepeda motor hasil curian tersebut telah lebih awal diamankan di Polsek Woja Kabupaten Dompu, setelah itu barang bukti dibawa menuju Markas Komando Polsek Bolo untuk proses lebih lanjut.

Bripkan Herman menjelaskan, sesuai hasil interogasi terhadap pelaku, AM alias NN melakukan aksinya bersama MH alias JB. Mereka juga melakukan aksi begal pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Negara Lintas Sumbawa sekitar SPBU Pandai Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Dua aksi begal yang dilakukan remaja 19 tahun tersebut pada Kamis (6/12/2018) dan Jumat (7/12/2018).

Sesuai laporan pengaduan korban begal, Rafsanjani (23 tahun) asal Desa Lambu Kecamatan Lambu Kabupaten Dompu yang diterima aparat Polsek Woha pada Kamis (6/12/2018), aksi begal terjadi ketika korban yang pada saat itu dari arah Kota Bima hendak menuju Kabupaten Dompu. Ketika melintas menggunakan sepeda motor Vixion warna hitam di sekitar SPBU Pandai Woha tiba-tiba dihadang tiga pria yang tidak dikenal, hingga akhirnya korban berhenti.

Tidak sampai di situ, salah satu pelaku tiba-tiba menuduh bahwa korban mengambil sepeda motornya. Tuduhan itu kemudian ditampik korban. Salah satu dari tiga pelaku kemudian hendak memukul korban, namun kemudian mengurunkannya. Tak lama pembegal tersebut menyuruh kornba turun dari sepeda motornya, kemudian salah seorang dari tiga pelaku membawa lari sepeda motor korban. Rupanya,  tuduhan bahwa korban mengambil sepeda motor mereka hanyalah modus para pelaku.

Sementara itu, peristiwa begal pada Jumat (7/12/2018) dialami Daniel Daparoka saat melintas dari arah Desa Dadibou menuju Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Saat melintas menggunakan sepeda motor merek Honda Vario 125 warna putih di sekitar SPBU Desa Pandai Kecamatan Woha, korban tiba-tiba dihadang dan dipukul oleh pembegal. Akibatnya korban mengalami luka di hidung dan memar. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh Erlina Febrianti, pemilik sepeda motor.

Dari serangkaian interogasi oleh aparat, MH mengakui aksi kejahatan begal yang dilakukannya terhadap korban. Hingga kini aparat kepolisian masih menyelidiki keberadaan sepeda motor hasil kejahatan remaja tersebut. [AD]

No comments