Breaking News

Siswa SMKN 1 Pekat Terima Rapor Sambil Wisata ke Pantai Labuan Bara

Keluarga Besar SMKN 1 Pekat Dompu Membagi Rapor Sambil Berwisata di Labuan Bara. Foto UKA.


Dompu, Berita11.com— Setelah disibukkan dengan penilaian akhir semester ganjil kelas XII dan simulasi pertama UNBK 2019. Siswa SMKN 1 Pekat Kabupaten Dompu menerima rapor sambil berwisata ke pantai Labuan Bara, Desa Nangamiro, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu (15/12/2018) siang.

Selain ratusan siswi, para staf, dewan guru berstatus negeri dan tenaga honorer, pembagian rapor sekaligus perjalanan wisata tersebut juga diikuti Kepala SMKN 1 Pekat, Suparman, S.Pd. Penyerahan rapor sambil berwisata merupakan awal dari libur panjang yang rencananya akan dimulai Sabtu (15/12/18) hingga Selasa (1/1/2019) mendatang.

“Mengacu pada kalender pendidikan bahwa hari ini pembagian rapor untuk seluruh jenjang pendidikan. Dengan itu kami memilih tempat ini sambil refresing siswa beserta guru,” kata Suparman  di sela pembagian rapor.

Kemajuan pembelajaran di sekolah tersebut, lanjut Suparman, semakin meningkat, hal itu terbukti adanya revisi pembajaran K13 kelas 2. Selain itu, perkembangan kegiatan ekstrakurikuler yang aktif dari mulai Sispala SMEKAT 1, Pramuka, seni, imtaq, dn rohani Islam.

“Tahun ini benar-benar komplit, serba online, hal ini menambah bobot kerja para guru apalagi wali kelasnya, jajaran guru produktif dan adaptif serta para staf. Terlebih masuknya guru-guru muda yang baru menyelesaikan studinya sehingga membawa ilmu dan wawasan serta ide baru kreatif dari mereka,” ujarnya.

Bukan hanya itu, khususnya di wilayah Kecamatan Pekat, sekolah setempat adalah sekolah satu-satunya yang sudah berhasil terapkan pengisian rapor, pembuatan silabus dan RPP serta analisis soal secara elektronik.

“Alhamdulillah, baru SMKN 1 Pekat yang tembus dan berhasil menggunakan elektronik termasuk absen dan sistem absen finger print  dan rencananya ke depan kuta rencana ulangan secara online,’ jelasnya.

Dikatakan Suparman,  sejak Januari 2018, SMKN 1 Pekan membuka tiga program keahlian baru, yaitu alat mesin pertanian, nautika kapal penangkap ikan dan tekhnik reklamasi dan rehabilitasi hutan.

“Tahun 2017 hanya tiga jurusan saja, Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Agribisnis Ternak Kuminansia dan Agribisnis Tanaman Perkebunan. Sehingga dengan adanya enam jurusan ini sangat menambah animo peserta didik untuk mendaftarkan diri di sekolah ini,” katanya.

Suparman berharap pada output SMKN 1 Pekat memiliki peran penting di tengah masyarakat, baik untuk para alumnus sendiri maupun masyarakat khususnya di Kecamatan Pekat.

“Ketika mereka lulusan lulus nanti bisa menjadi pekerja yang produktif sehingga mampu mengembangkan langsung di daerahnya masing-masing dengan menerapkan ilmu kejuruan yang didapatkannya,” harapnya. [UKA]

No comments