Wabup Bima Sentil soal Integritas Wartawan di Bima

Iklan Semua Halaman

.

Wabup Bima Sentil soal Integritas Wartawan di Bima

Sabtu, 29 Desember 2018
Foto Bersama Wartawan Lokal di Bima dengan Sejumlah Pejabat Sekretariat Daerah Kabupaten Bima. Foto US.


Bima, Berita11.com— Wakil Bupati (Wabup) Bima, Drs H Dahlan M Noer M.Pd kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima yang terbuka terhadap segala kritik dan masukan masyarakat termasuk awak media. Namun demikian, mantan pejabat di Kementerian Pendidikan Nasional ini mengingatkan wartawan agar memiliki integritas.

Teman-teman media itu mitra kritis, yang saya harapkan juga memiliki integritas. Jangan kita membicarakan kebusukan orang tapi kita juga busuk. Kita harus komit di situ. Dukung pemerintah, jangan hanya asal ngomong. Sesuai juga visi kita Handal (andal, red), membangun birokrasi yang baik. Tanpa dukungan semua, sehebat apapun bupati dan wakil bupati itu sulit,” katanya saat silaturahmi dengan awak media, Badan Eksekutif Mahasiswa serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat di Taman Kalaki Kabupaten Bima, Kamis (27/12/2018) lalu.

Diakui Dahlan, kritik membangun dan input dari berbagai elemen termasuk wartawan, mahasiswa dan aktivis tetap diperlukan pemerintah dalam meramu kebijakan. Akan tetapi, para wartawan, aktivis dan mahasiswa juga diharapkan tidak membangun isu atau informasi sesat yang justru dapat menghambat pembangunan.

“Kita harus arif melihat isu-isu apakah bisa ditelaah secara ilmiah. Isu-isu yang hoax harus kita hindari, apalagi menyerang pribadi. Bukan saja pemerintah, tapi semua elemen. Kita membangun Bima ini agar menjadi rumah kita bersama. Pada akhir tahun Masehi ini saya ingin menyampaikan tidak ada kegiatan keramaian tapi diisi tabligh Akbar. Karena akan menimbulkan ketidaknyamanan bersama dalam masyarakat,” katanya.

Menurut Dahlan, sinergi dengan berbagai elemen diperlukan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan. Karena dengan situasi yang kondusif, maka segala potensi yang dimiliki Bima dapat digenjot dan akan dilirik para investor sehingga secara langsung dapat mendongkrak gairah perekonomian daerah yang pada akhirnya juga berimbas terhadap pendapatan per kapita masyarakat.

Pertemuan ini tentu disampaikan dalam rangka mensinergikan langkah langkah strategis yang dilakukan pemerintah dan evaluasi apa yang  telah lalu. Apa yang bisa kita lakukan, tentang apa yang ingin kita perbaiki dan bagaimana caranya memperbaiki,” katanya.

Dahlan juga menegaskan, bahwa pemerintah daerah selalu menyikapi isu-isu yang berkembang di dalam masyarakat termasuk perihal kondisi hutan yang rusak maupun dinamika lain di daerah. [US]