Wabup Dahlan: Bima Menuju Kabupaten Literasi Tahun 2019

Iklan Semua Halaman

.

Wabup Dahlan: Bima Menuju Kabupaten Literasi Tahun 2019

Redaksi Berita11
Kamis, 20 Desember 2018
Wakil Bupati Bima, Dahlan M Noer Bersama Pejabat Provinsi NTB dan Perwakilan INOVASI.


Mataram, Berita11.com— Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan M Noer M.Pd menyatakan, Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen meningkatkan literasi. Bahkan pada tahun 2019 mendatang, Bumi Maja Labo Dahu diihtiarkan menuju Kabupaten Literasi.

Hal tersebut dipaparkan Dahlan saat hari kedua Temu Inovasi Tingkat Provinsi NTB yang berlangsung di ballroom Hotel Lombok Raya Mataram, Rabu (19/13/2018).   Kegiatan tersebut diisi sesi talkshow yang mengusung tema Guru Inspiratif dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi.

Menurut Dahlan, wujud nyata kebijakan pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Literasi pada tahun 2019 yaitu dukungan melalui APBD Kabupaten Bima dan APBDes.
Dikatakannya, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar pada 2 Mei 2019 mendatang dapat menetapkan Kabupaten Bima sebagai daerah pertama yang mencanangkan literasi di Indonesia.

“Untuk mendukung langkah ini, Bupati Bima telah menerbitkan Perbup tentang penyusunan dan evaluasi APBD serta Perbup tentang pembagian dan penetapan Dana Insentif Desa (DINDA),” kata Dahlan  dikutip Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Desiminasi Informasi, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bima, Suryadin, M.Si.

Wabup Dahlan mengatakan, komitmen mewujudkan kemajuan bidang pendidikan di Kabupaten Bima,  intinya harus belajar terus menerus menciptakan kemakmuran dalam visi Bima RAMAH melalui pendidikan yang baik.

“Itulah sebabnya ketika Program INOVASI masuk ke Kabupaten Bima,  pemerintah daerah sangat bersemangat dan sampai saat ini telah memberikan perubahan yang luar biasa bagi perkembangan sekolah,” katanya.

Menjawab pertanyaan seorang peserta Yuli, guru asal Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat tentang kiat nyata menuju kabupaten literasi,  Dahlan memaparkan bahwa kegiatan nyata yang dilakukan adalah dengan membuat pertemuan rutin meningkatkan pemahaman para guru terhadap materi pembelajaran yang baik.

“Secara nasional,  neraca pendidikan Kabupaten Bima masih tergolong rendah dan untuk mewujudkan kabupaten literasi maka perlu mendorong peran para guru supaya termotivasi mengikuti KKG dan MPGP dengan menganggarkan kegiatan melalui APBD,” ujarnya. [AN]