Anjing Rabies juga Ancam Keselamatan Pengendara, Manggelewa dan Kempo Terparah

Iklan Semua Halaman

.

Anjing Rabies juga Ancam Keselamatan Pengendara, Manggelewa dan Kempo Terparah

Rabu, 23 Januari 2019
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Hj Iris Juita K SKM, MM.Kes. Foto Poris Berita11.com.


Dompu, Berita11.com— Dua Kecamatan di wilayah Kabupaten Dompu yakni Manggelewa dan Kempo merupakan wilayah yang terparah penularan virus rabies atau anjing gila. Bahkan, keberadaan anjing gila mengancam jiwa pengendara.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu Hj Iris Juita K, SKM, M.M.Kes mengatakan, sejauh ini jumlah korban pasien gigitan anjing gila  di dua kecamatan tersebut tercatatan ratusan orang yang masuk dalam wilayah pelayanan Puskesmas Kempo.

“Kalau kasus di Puskesmas Kempo 145 kasus, sementara di Puskesmas Soriutu sebanyak 65 kasus, total keseluruhan sampai jam sekarang 275 kasus,” katanya kepada sejumlah wartawan di Dompu, Selasa (22/1/2019).

Ia menyebut,  275 korban gigitan ajing gila dua Puskesmas yang telah divaksi terdiri dari anak di bawah usia 15 tahun dan kategori dewasa. Jumlahnya kedua kategori usia tersebut sama-sama banyak.

“Vaksin itu harus dua dosis berarti satu kasus itu dua kali suntik, kiri dan kanan lengan di bagian atas,” katanya.

Menurut Iris, serangan anjing gila tidak memilah-milah usia maupun lokasi. Bahkan pengedara sepeda motor yang sedang melaju dengan kencang berpotensi digigit ajing yang sudah tertular virus rabies. Bahkan benda-benda mati seperti kayu juga suka digigit anjing tersebut.

Umumnya, anjing rabies menyukai tempat-tempat gelap dan lebih agresif serta memiliki air liur yang banyak. 

Berdasarkan catatan Dikes Kabupaten Dompu, terdapat warga yang sedang mengendarai sepeda motor dikejar dan hendak diterkam anjing gila. Umumnya serangan anjing gila pada tubuh bagian atas seperti leher hingga kepala. [RIS]