Beda Pendapat dengan Bawaslu, KPU Tegaskan tak Masalah Kampanye Pilpres tanpa LO

Iklan Semua Halaman

.

Beda Pendapat dengan Bawaslu, KPU Tegaskan tak Masalah Kampanye Pilpres tanpa LO

Redaksi Berita11
Jumat, 11 Januari 2019
Ilustrasi. Istimewah.


Bima, Berita11.com— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima berbeda pendapat dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang menyatakan bahwa tidak boleh ada kampanye calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia di wilayah Bima sehubungan tidak adanya penghubung (Liaison Officer/LO) Capres dan Cawapres yang terdaftar di KPU.

“Bisa kampanye di wilayah Bima sepanjang dia mengajukan surat di kepolisian, yang pasti dari sana yang turun, bisa yang turun karena lingkup (kampanyenya) Indonesia ke manapun bisa turun. Kan ndak dibatasi Dapil kalau pemilihan presiden,” ujar Ketua KPU Kabupaten Bima, Yuddin Chandra Nan Arif SH MH di Sekreriat KPU Kabupaten Bima, Kamis (10/1/2019).

Dikatakannya, di Kabupaten Bima memang tidak ada tim kampanye atau LO Capres dan Cawapres yang mendaftarkan diri di KPU hingga batas waktu sesuai tahapan Pemilu 2019. Namun demikian, tim Capres dan Cawapres dari luar daerah tetap dapat melaksanakan kampanye di wilayah Bima.

“Karena tidak memiliki tim, tapi partai pengusung tingkat daerah bisa memfasilitasi jika mereka turun, yang pasti tim kampanye dari sana yang turun. Tingkat daerah bisa menfasilitasi,  ndak ada masalah,” katanya.


Karena tidak memiliki tim kampanye di daerah, maka tidak ada laporan penggunaan dana kampanye Capres dan Cawapres yang diterima KPU Kabupaten Bima. “Tinggal di sana (tim pusat), memang di Kabupaten Bima tidak ada timnya (calon presiden dan caalon wakil presiden) sehingga mereka tidak melaporkan dana kampanye. Karena tidak memiliki tim, tapi partai pengusung tingkat daerah bisa memfasilitasi jika mereka turun, yang pasti tim kampanye dari sana yang turun. Tingkat daerah bisa menfasilitasi, ndak ada masalah,” tandas Yuddin.

Sebelumnya, anggota Bawaslu Kabupaten Bima, Junaidin S.Pd menyatakan bahwa tim Capres dan Cawapres peserta Pemilu 2019 tidak dapat melaksanakan kampanye di wilayah Kabupaten Bima karena tidak ada satupun tim yang terdaftar di KPU Kabupaten Bima.

Demikian halnya untuk kampanye penyebaran alat peraga kampanye, kecuali yang difasilitasi dan dicetak oleh KPU Kabupaten Bima. Jika menemukan kampanye melalui penyebaran alat peraga di luar APK serta jenis kampanye lain tim maupun Capres dan Cawapres maka Bawaslu Kabupaten Bima akan memproses dan mencatatnya sebagai pelanggaran. [US]