Hasil Pemeriksaan Otak 7 Ekor Anjing di Dompu Dipastikan Rabies

Iklan Semua Halaman

.

Hasil Pemeriksaan Otak 7 Ekor Anjing di Dompu Dipastikan Rabies

Redaksi Berita11
Rabu, 23 Januari 2019
Bupati Dompu H Bambang M Yasin Didampingi Sekda dan Sejumlah Pejabat Dikes, Kabag Humas dan Pejabat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Menyampaiakan Keterangan kepada Awak Media. 


Dompu, Berita11.com— Untuk memastikan lebih dalam tentang penyakit virus rabies atau yang dikenal anjing gila, Pemerintah Kabupaten Dompu melalui  Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan Kesehatan Hewan telah mengirim sampel otak anjing di Balai Veteriner Denpasar Bali. Hasil pengujian itu, dari 27 ekor sampel otak anjing yang dikirim, tujuh di antaranya dinyatakan positif mengandung virus rabies.

“Dari 27 ekor anjing yang kita kirim tujuh ekor telah dipastikan positif penyakit rabies, sisanya negatif,” kata Bupati Dompu Drs H Bambang M  Yasin (HBY) kepada sejumlah wartawan di ruang rapat Bupati Dompu, Selasa (22/1/2019).  

Saat ini, lanjut HBY, Pemerintah Kabupaten Dompu tengah didampingi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, dan Direktorat Kementerian Kesehatan RI, melakukan kegiatan selama satu pekan untuk memastikan penanganan berkaitan kasus tersebut.

“Selama satu minggu terakhir kami terus bekerja untuk memastikan (penanganan) ketularan virus rabies. Sampai saat ini, korban gigitan anjing gila itu sebanyak 275 orang dan sudah diberikan vaksin untuk mencegah tertularnya virus rabies,” tutur HBY.

Dikatakannya, sampai saat ini pemerintah telah berupaya melakukan pencegahan dengan cara vaksin terhadap anjing pemeliharaan, sedangkan anjing liar sudah ratusan ditangkap di sejumlah tempat. Ratusan anjing liar itu kemudian dimusnahkan  untuk mencegah penularan terhadap manusia dan anjing lain.

“Anjing yang kita pastikan itu ada pemiliknya yang kemudian dipelihara dan bersedia divaksin kami lakukan vaksin, sedangkan anjing liar sekarang sudah ratusan ekor anjing yang kita eliminasi dan sudah kami musnahkan,” ujarnya. [RIS]