Pencuri Mesin Pompa Air Nyaris Tewas Dikeroyok Massa

Iklan Semua Halaman

.

Pencuri Mesin Pompa Air Nyaris Tewas Dikeroyok Massa

Redaksi Berita11
Kamis, 10 Januari 2019
Konsentrasi Massa di Tempat Kejadian Perkara dan Mesin Pompa yang Diduga Hasil Curian. Kolase Berita11.com.

Dompu, Berita11.com— Pria berinisial RF 40 tahun, warga Dusun Sakat Desa Manggeasi Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu nyaris tewas setelah dikeroyok massa, Rabu (9/1/2019) malam sekira pukul 19.30 Wita. RF dikeroyok hingga babak belur oleh ratusan orang lantaran kendapatan mengangkut mesin  pompa air merek Kubota hasil curian.

RF dikroyok  massa di sebuah rumah warga di Lingkungan Renda, Kecamatan Woja hingga babak belur. Akibatnya, RF mengalami luka serius di kepala dan tangannya.

Beruntung sesaat kejadian tersebut, sejumlah anggota Polsek Dompu dan Resmob Satuan Brimobda NTB yang kebetulan tinggal tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara datang menghentikan amukan massa.

Menurut keterangan saksi yang melihat langsung kejadian tersebut Firman, RF diduga membawa lari mesin seharga Rp12 juta milik Abdul Gani yang dititipkan sementara di penggilingan milik Hamdan di Dusun Saka, Desa Manggeasi. RF mengangkut mesin pompa tersebut menggunakan mobil.  

“Ada beberapa orang yang mengikuti mobil pelaku, pas di Cabang Renda langsung menghadang mobil pelaku, kemudian ditanya apa yang dimuat itu, pelaku menjawab, kamu nggak usah curiga sama saya, tidak lama kemudian pelaku turun dari mobil dan melarikan diri. Namun salah satu rekannya spontan berteriak maling dan mengejar pelaku, pelaku melarikan diri ke pemukiman warga,” ujar Firman.

Konsentrasi Massa di Tempat Kejadian Perkara. Foto RIS Berita11.com.

Tidak lama Kemudian warga Lingkungan Renda, Kelurahan Simpasai, Kecamayan Woja yang mendengar teriakan maling, spontan mengejar dan langsung melakukan pencarian terhadap pelaku.

Setelah itu, RF  dikepung massa di dalam rumah warga Lingkungan Renda hingga akhirnya dikeroyok massa.

Pantauan Berita11.com, pada pukul 20.00 Wita pihak kepolisian mencoba mengevakuasi RF untuk diproses hukum lebih lanjut, namun upaya itu dihalau ratusan warga yang ingin mengeroyok RF.

Sekira pukul 22.10 Wita, RF yang telah dikepung dan dikeroyok massa berhasil dikeluarkan oleh anggota Polres Dompu dan Brimob Kompi 3 Den A Pelopor dengan cara membobol pagar belakang rumah warga.

Usai proses evakuasi, RF dibawa  ke RSUD Dompu oleh aparat menggunakan sepeda motor. Sejumlah massa yang masih geram mengikuti pria yang diduga pencuri tersebut. Namun aparat kepolisian tetap berjaga di RSUD Dompu hingga warga berangsur-angsur membubarkan diri. [RIS]