Positif Terinveksi Rabies, 1 Warga Dompu Meninggal dan 69 Terpapar Gigitan Anjing Gila

Iklan Semua Halaman

.

Positif Terinveksi Rabies, 1 Warga Dompu Meninggal dan 69 Terpapar Gigitan Anjing Gila

Jumat, 18 Januari 2019
Ilustrasi. Foto Istimewah.


Dompu, Berita11.com— Kasus gigitan anjing liar penyebab penyebaran virus rabies di Kabupaten Dompu ternyata masuk stadium mengkhawatirkan. Data Dinas Kesehatan serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat tercatat 69 kasus. Bahkan satu orang meninggal dunia karena positif terinfeksi virus rabies setelah terserang gigitan anjing gila.

Hal tersebut disebutkan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu, M Iksan.

“Hasil keterangan dari Tim Kesehatan Kementerian Kesehatan RI juga yang kebetulan ikut dalam rapat terbatas tersebut, korban meninggal dipastikan terinveksi virus rabies disebabkan gigitan anjing liar tersebut,” ujar  M Iksan, Jumat (18/1/2019).

M Iksan menyebutkan, pada awalnya Kabupaten Dompu  adalah daerah bebas rabies. “Namun dengan adanya kejadian yang menelan korban jiwa yang diperkuat hasil pemeriksaan lab dari Denpasar, korban sangat diyakini terjangkit virus rabies yang mematikan tersebut,” kata Iksan.

Sesuai pemetaan dan data Dikes Kabupaten Dompu serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat, endemik rabies tersebar di enam kecamatan, di antaranya Kecamatan Kilo.

Merespon kasus tersebut, Pemerintah Kabupaten Dompu menggelar rakor teknis penanggulangan rabies di kantor Pemkab setempat, Jumat (18/1/2019) pagi.

Bupati HBY meminta semua pihak mengambil langkah tepat menyelamatkan jiwa manusia dari virus rabies. Permintaan tersebut terutama untuk Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPM-PD) Kabupaten Dompu.

“Khusus kepala Dinas DPM-PD untuk dapat mensosialisasikan kepada para kepala desa dan lurah,” desak HBY. [RIS/US]