Sekolah di Dompu Protes Hadiah Lomba Drum Band di Mataram

Iklan Semua Halaman

.

Sekolah di Dompu Protes Hadiah Lomba Drum Band di Mataram

Redaksi Berita11
Rabu, 16 Januari 2019
Peserta Lomba Drum Band dari Sekolah Dasar Negeri 2 Dompu. Foto RIS.


Dompu, Berita11.com— Protes terhadap pelaksanaan lomba drum band (marching band) yang digelar UKM Universitas Mataram Desember 2018 lalu rrupanya belum selesai. Sejumlah sekolah di Kabupaten Dompu memprotes hadiah yang disiapkan panitia karena dianggap kecil dan tak sepadan dengan biaya untuk mengikuti lomba.

Kepala SDN 2 Dompu, Nurdin AR, S Pd.SD mengatakan, pengeluaraan pihaknya sangat besar untuk mengikuti lomba itu. Bahkan mencapai puluhan juta, sedangkan hadiah yang disiapkan  panitia sedikit.

“Kalau kita menghitung dengan hadiah itu tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan oleh sekolah, bukan sekolah kita saja, SD lain juga begitu,” ungkap Nurdin, Rabu (15/1/2019) pagi.

Nurdin mengungkapkan, saat lomba SDN 2 Dompu mengeluarkan uang pendaftaran Rp1 juta.  

“Yang juara 1 saja, Rp2,5 juta, yang juara 2, Rp2 juta, kita yang jara 3, Rp1,5 juta, jadi kalau kita ukur pengeluaran dengan hadiah yang kita peroleh sangat jauh sekali, tidak sesuai,” katanya.

Sementara itu, pelatih Drum Band Sehati SD 2 Dompu, Awan Hidayat mengatakan, hadiah lomba di Mataram Desember lalu hanya sebesar total  pendaftaran dari peserta.

“Kalau terkait masalah hadiah, bisa dibilang terlalu sedikit jika dibanding dengan pengeluaran khususnya sekolah yang dari Bima Dompu yang jaraknya jauh. Promosi kegiatannya harus ke arah sponsor agar pihak sponsor yang menanggung hadiahnya,” katanya.

Secara terpisah,  Kepala SDN 20 Dompu, Dewi Insani, S.Pd.SD menilai hadiah yang diperoleh juga terlalu sedikit jika dibandingkan dengan pengeluaraan pihak sekolah. Sebelumnya, pada lomba drum band di Mataram sekolah setempat menyabet juara 1 umum.

“Memang hadiahnya sangat miris, apalagi lomba ini tingkat provinsi. Sedikit kecewa juga sih dengan hadiahnya jika dibandingkan dengan pengeluaraan sekolah,” katanya.  

Kendati demikian, bagi pihaknya yang terpenting ikut berpartisipasi. Karena  biaya transportasinya yang besar diekluarkan peserta, pihaknya menyarankan panitia agar menambah jumlah hadiah.

"Harapan kami, ke depannya apa yang menjadi kekurangan ini bisa diperbaiki dan hadiahnya kalau bisa sedikit memuaskanlah,” harapnya. [RIS]