Sempat Lolos dan Melarikan Diri, Buruan Polres Bima Kota Diciduk di Gubuk

Iklan Semua Halaman

.

Sempat Lolos dan Melarikan Diri, Buruan Polres Bima Kota Diciduk di Gubuk

Kamis, 17 Januari 2019
DPO Kasus Satwa Dilindungi dan Kepemilikan Senpi Rakita Diciduk Polisi di Tempat Persembunyiannya, Rabu (16/1/19).

Kota Bima, Berita11.com— Sempat lolos dan melarikan diri dari aparat, buruan Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota, Ahmad alias Hama warga Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima yang terlibat kasus satwa yang dilindungi dan kepemilikan senjata api akhirnya berhasil dibekuk polisi di tempat persembunyiannya di gubuk pegunungan Desa Karampi Kecamatan Langgudu, Rabu (16/1/2019) sore.


Sebelumnya, Ahmad menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bima Kota setelah melarikan diri pasca penangkapan tim gabungan TNI Polri kegiatan pengangkutan satwa yang dilindungi jenis rusa, 29 Desember 2018 lalu.

Baca Juga:


Selain Ahmad, sopir truk asal Desa Mangge Kecamatan Lambu Kabupaten Bima, Nurdin (64 tahun) lebih awal ditangkap aparat Kepolisian Resor Bima Kota.

Berdasarkan laporan polisi yang disampaikan Kapolres Bima Kota, AKBP Erwin Ardiansyah, S.Ik melalui whatsApp, penangkapan Ahmad alias Hama berawal dari hasil pengembangan penangkapan sebelumnya.

Tim Opsnal mengantungi nama-nama pemilik dari salah satu barang bukti senjata api rakita ynag sudah diamankan yaitu Ahmad alias Hama. Setelah beberapa hari tim melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar gubuk di pegunungan Desa Kerampi yang diduga tempat persembunyian pelaku tersebut, tim mendapatkan informasi bahwa pelaku tersebut telah kembali ke tempat persembunyiannya, yang mana sebelumnya pada saat penggerebekan pertama pelaku sempat lolos melarikan diri dari kejaran tim.

Atas dasar informasi tersebut kemudian tim bergegas melakukan penggerebekan di salah satu gubuk tempat persembunyian dan tim berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan.
Usai ditangkap, Ahmad alias Hama digiring ke  Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bima Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. [AD]