Tahanan Lapas Dompu Jual Narkoba, Warga Tente Diringkus Tim Opsnal

Iklan Semua Halaman

.

Tahanan Lapas Dompu Jual Narkoba, Warga Tente Diringkus Tim Opsnal

Sabtu, 05 Januari 2019
AK alias AP Diapit Aparat saat Konfrensi Pers Satuan Reserse Narkoba Polres Bima, Jumat (4/01/2018). Foto AD.

Bima, Berita11.com— Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Res Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Bima membekuk AK alias AP, warga Dusun Kananga Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Kamis (03/01/2019) malam. Pria 38 tahun ini ditangkap polisi bersama barang bukti 3 poket sabu-sabu.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima, Ipda Sudarto menjelaskan, sabu-sabu yang dimiliki AK alias AP berasal dari HL, nara pidana Lapas Dompu. Transaksi dilakukan melalui telepon, selanjutnya HL menyuruh kaki tangannya mengantar barang haram kepada tersangka.

Penangkapan AK yang juga residivis dan menjaga target operasi polisi berawal dari informasi dari masyarakat yang diperoleh aparat. Kemudian Tim Opsnal Satuan Res Narkoba Polres Bima melaksanakan penggerebekan sekira pukul 21.15 Wita, Kamis (03/01/2019) malam.

Saat penggerebekan, Tim Opsnal berhasil menemukan barang bukti berupa 3 poket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bersih 2 gram, alat hisap sabu (bong) dari botol air, sedotan/ pipet besar dipotong lancip, sedotan kecil dipotong lancip.

Adapun barang bukti tersebut, 2 poket  sabu-sabu ditemukan di bawah bantal tempat tidur milik tersangka,  barang bukti lain ditemukan di laci meja televisi dalam kamar yang sama. Saat penggeledahan secara menyeluruh kediaman tersangka, polisi menemukan narkotika jenis sabu-sabu di tanah. Barang bukti tersebut hendak dihilangkan tersangka dengan cara dibuang tepat di bawah jendela kamar.

Selain sabu-sabu, polisi juga menemukan barang bukti lain berupa korek api gas lengkap dengan jarum penghantar api pembakar sabu, lima korek api gas yang belum dimodif. Selain itu, dua gunting, isolasi besar, delapan isolasi kecil, bungkus plastik klip kecil, bungkus plastik berisi plastik klip sedang, dan 3 telepon selular.

Seluruh barang  bukti tersebut bersama tersangka kemudian dibawa ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bima  untuk proses lebih lanjut.

Dari pengakuan tersangka mengakui bahwa semua barang tersebut adalah miliknya dan dari hasil tes urine yang dilakukan kepada tersangka ia dinyatakan positif narkotika sabu-sabu, jelas Ipda Sudarto.

Selain merupakan merupakan residivis sekaligus TO Polres Bima, AK dikenal orang licik dan lihai dalam mengelabui petugas kepolisian saat melaksanakan transaksi Narkoba.

“Untungnya saat ini tersangka bisa kami tangkap dan dalam kesempatan ini kami atas nama pihak Polres Bima mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan informasi,” ujarnya.

Atas perbuatannya  tersangka  dijerat dengan pasal 114 Ayat (2) junto Pasal 112 Ayat (2) junto Pasal 127 Ayat (1)  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. [AD]