Tak Terawat, Asrama Mahasiswa Bima di Makassar Perlu Perhatian Pemda

Iklan Semua Halaman

.

Tak Terawat, Asrama Mahasiswa Bima di Makassar Perlu Perhatian Pemda

Redaksi Berita11
Kamis, 24 Januari 2019
Tak Terawat, Kondisi Asrama Mahasiswa asal Kabupaten Bima di Makassar. Foto Ist.


Bima, Berita11.com— Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima terhadap nasib mahasiswa perantau asal Bima di Makassar tak seperti di daerah lain. Hal itu juga terlihat dari kondisi asrama mahasiswa yang kian tidak terawat karena tak adanya dukungan pemerintah daerah.

Demisioner Imam Umi, M Ramhmansyah Fikri mengatakan, mahasiswa Bima di Kota Daeng tidak mendapatkan dukungan moral maupun material dari Pemda Bima. Hal itu dilihat dari asrama yang layak untuk ditempati. Padahal selain sebagai asrama, fungsinya strategis menjadi tempat silaturahmi mahasiswa Bima di Makassar.

“Ini ditunjuukan dengan kondisi simpang siurnya mahasiswa Bima yang ada di Makassar, maka suatu keharusan sebenarnya Pemda memperhatikan keberadaan mahasiswa Bima yang ada Makassar. Hal ini semakin mencuat serta mendapat renspon dari lembaga kecamatan maupun kampus yang ada di Makassar,” katanya Kamis (24/1/2019).

Untuk Mendukung Kegiatan Silaturahmi Sesama Mahasiswa asal Bima Dibutuhkan Asrama yang Layak. 

Atas sejumlah permasalahan yang dihadapi mahasiswa asal Bima di Makassar, sejumlah perwakilan organisasi paguyuban mahasiswa  yaitu Dewan Penasehat Himpunan Mahasiswa Lambitu (HIPMAL), M Taher, demiseoner KPMR Makassar, M Yusuf Malik, ketua umum Mahasiswa Woha, Ibrahim Rifaid, demisioner Imam Umi, M Rahmansyah Fikri,  aktifis pergerakan mahasiswa Monta, Randi, dan demisioner Permatapabel, M Nor Andriansyah telah bertemu dan merumuskan sejumlah poin kesepakatan.

Sejumlah poin kesepakatan itu yaitu mendesak adanya  asrama mahasiswa Bima Makassar yang layak huni, mendesak Pemda Bima ikut membantu mengembalikan PB-HMB, mendesak Pemda  Bima meyalurkan sebagian APBD untuk merenovasi arama putra dan arama putri mahasiswa Bima di Makassar.

Selain itu, mendesak Bupati Bima agar  mengevaluasi  keberadaan aset Kabupaten Bima di Makassar. [AD]