25 Balok Kayu Diamankan Patroli Gabungan TNI, Polri dan KPH Batu Lanteh

Iklan Semua Halaman

.

25 Balok Kayu Diamankan Patroli Gabungan TNI, Polri dan KPH Batu Lanteh

Minggu, 24 Februari 2019
Tim Gabungan TNI, Polri dan KPH Berhasil Mengamankan 25 Balok Kayu Jati dari Kawasan Perum Perhutani Dusun Boak B Desa Boak Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbaawa, Jumat (22/2/2019) Malam lalu. 


Sumbawa, Berita11.com Patroli gabungan Tim Khusus Kodim 1607/Sumbawa, anggota Polsek Unter Iwes dan KPH Batu Lanteh berhasil mengamankan barang bukti 25 batang balok kayu jati di Kawasan Perum Perhutani (hutan jati) di Dusun Boak B Desa Boak Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa, Jumat (22/2/2019) malam.

Aparat gabungan yang melaksanakan patroli yaitu Tim Khusus Kodim 1607/Sumbawa Serda Efran, Kasi Pengamanan Hutan Suparman, S.Hut bersama anggota KPH Batu Lanteh dan anggota Polsek Unter Iwes Junafri.

Pasi Intel Kodim 1607/Sumbawa Lettu Chb H Wahyu Amri mengatakan, kayu jati olahan tersebut ditemukan setelah dilakukan penyisiran di lokasi kawasan Perum Perhutani yang merupakan hutan jati.

Tim menemukan  40 pohon kayu jati yang sudah ditebang. Kayu-kayu tersebut  sudah diolah dalam bentuk balok berjumlah 25 batang.

“Karena terbatasnya kendaraan yang digunakan dan larut malam, akhirnya kami mengamankan 7 batang balok sebagai barang bukti dan diamankan di KPH Batu Lanteh dan sisanya diangkut pada hari  Sabtu,” ujar Efran.

“Sementara pelaku pembalakan liar sampai saat ini belum ada yang diamankan,” sambungnya.

Secara terpisah, Dandim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE, memberikan apresiasi atas kinerja KPH Batu Lanteh bersama anggota Kodim setempat dan Polres Sumbawa.

“Ini sinergitas yang luar biasa, dan Alhamdulillah hasilnya maksimal,” ungkap Samsul.

Dijelaskannya, kondisi hutan  NTB khususnya Pulau Sumbawa sudah memprihatinkan karena banyak lahan  gundul akibat minimnya pohon besar yang tumbuh. 

“Ini sangat berbahaya bila terus dibiarkan sehingga ke depan para stake holder terkait harus segera mengambil langkah-langkah kongkrit untuk menindak lanjuti agar hutan kembali terlihat hijau dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” kata Alumni Akmil 2000 ini.

Selain itu, mantan Danyonif Raidersus 744/SYB tersebut juga meminta kepada aparat penegak hukum agar memproses para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku jika tertangkap dengan harapan dapat memberikan efek jera kepada pelaku maupun yang ingin coba-coba melakukan illegal logging.

Dandim Sumbawa juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Selain itu, jangan ragu-ragu apabila menemukan kejanggalan di hutan seperti penebangan pohon agar ditanyakan legalitasnya dan dilaporkan kepada instansi terkait baik Koramil, KPH maupun Polsek terdekat atau Babinsa yang ada di desa. [MR]