Bocah 9 Tahun Tewas Disengat Listrik di Kebun Jagung Milik Warga Pekat

Iklan Semua Halaman

.

Bocah 9 Tahun Tewas Disengat Listrik di Kebun Jagung Milik Warga Pekat

Minggu, 03 Februari 2019
Aparat Kepolisian Sektor Pekat Kabupaten Dompu Menunjukkan Tempat Kejadian Perkara Tewasnya Bocah yang Diduga Tersengat Listrik di Kebun Jagung Milik Warga Desa Sorinomo Kecamatan Pekat. Dok Polsek Pekat.
Aparat Kepolisian Sektor Pekat Kabupaten Dompu Menunjukkan Tempat Kejadian Perkara Tewasnya Bocah yang Diduga Tersengat Listrik di Kebun Jagung Milik Warga Desa Sorinomo Kecamatan Pekat. Dok Polsek Pekat.


Dompu, Berita11.com Duka mendalam dialami keluarga bocah sembilan tahun Pian Alfarozi warga Dusun Pade Angen, Desa Sorinomo Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. sang bocah tewas akibat disengat aliran listrik di kebun jagung milik warga setempat, Ahmad Patoni, Rabu (30/1/2019) lalu.

Afrozi disengat aliran listrik yang diduga dipasang Ahmad Patoni 40 tahun, pemilik lahan jagung yang juga merupakan warga desa yang sama. Aliran listrik itu dipasang bertujuan agar terbebas dari babi hutan.

Kapolsek Pekat, IPDA Abdul Malik, SH mengatakan kejadian tersebut berawal dari korban bersama temannya Arya berangkat dari rumah hendak pergi mandi di bak penampungan air yang terletak di lahan jagung milik Ahmad Fatoni.

“Sesampainya di sana korban langsung membuka pakaian yang digunakan kemudian langsung melompat ke pancuran air. Setelah itu korban tidak bergerak dan tidak sadarkan diri. Melihat hal tersebut temannya Arya mendekati dan memegang korban akan tetapi Arya merasa tersengat listrik, selanjutnya Arya menjauh dan mencoba meminta pertolongan kepada warga sekitar,” kata Kapolsek.

Tidak lama kemudian lanjut Kapolsek, warga yang ada di sekitar mendatangi tempat kejadian perkara dan berupaya mengevakuasi korban.

“Warga mendatangi tempat itu langsung matikan aliran listrik, kemudian membantu korban dengan membawa korban ke Puskesmas Calabai.Nnamun korban oleh tim medis Puskesmas Calabai dinyatakan sudah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Pekat kepada Berita11.com.

Dikatakannya, aliran yang dipasang Ahmad Fatoni diambil dari rumah warga yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian. “Aliran listrik yang dipasang di lahan kebun jagung milik Ahmad Fatoni dialiri dari rumah Munir, yang letaknya tidak jauh dari lahan jagung tersebut,” ujarnya.

Sekira pukul 16.00 Wita,  bertempat di pemakaman umum Desa Sorinomo telah dilaksanakan pemakaman terhadap almahrum Pian Alfarozi.

Sekira pukul 17.00 Wita,  bertempat di rumah Mairun, Bapak korban berlangsung pertemuan antara pihak keluarga korban dengan pihak pemilik lahan kebun jagung Ahmad Fatoni serta pemilik aliran listrik Munir guna membahas permasalahan tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kades Sorinomo, Bhabinkamtibmas Desa Sorinomo, Babinsa Desa Sorinomo beserta masyarakat yang berjumlah sekitar 10 orang.

“Hasil dari pertemuan tersebut bahwa pihak keluarga korban dan pihak Ahmad Fatoni serta Munir sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dan telah dibuatkan surat pernyataan,” tambah  IPDA Abdul Malik. [RIS]