Dinas PUPR Kabupaten Dompu Genjot Penuntasan Rencana Penanganan Jaringan Air Bersih

Iklan Semua Halaman

.

Dinas PUPR Kabupaten Dompu Genjot Penuntasan Rencana Penanganan Jaringan Air Bersih

Redaksi Berita11
Rabu, 06 Februari 2019
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Dompu, Indra Gunawan ST MT. Foto Poris.


Dompu, Berita11.com— Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Dompu melalui Bidang Cipta Karya terus menggenjot rencana pekerjaan fisik memenuhi penyaluran air bersih untuk masyarakat  tahun 2019.

Program penyaluran air bershi untuk masyarakat ditunjang  anggaran sebesar Rp24,5 milyar.

“Pekerjaan fisiknya yaitu mengganti beberapa pipa yang selama ini bermasalah agar penyaluran air ke masyarakar lancar dan tidak ada kendala,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Dompu, Indra Gunawan ST MT, saat ditemui Berita11.com di ruang kerjanya, Rabu (6/2/2019) pagi.

Dikatakan Indra, usulan anggaran oleh Dinas PUPR lebih kurang Rp100 milyar, namun yang terealisasi  hanya Rp24,5 m. Anggaran tersebut untuk penanganan jaringan air bersih dalam perkotaan yakni Kecamatan Dompu dan Woja.

“Anggaran itu hanya dialokasikan di dua kecamatan saja, saat ini kami sambil menunggu perencanaan," jelasnya.

Perencanaan tersebut, lanjut Indra, meliputi  keseluruhan sistem di wilayah Dompu dan Woja. “Seperti apa rencanannya nanti tergantung hasil perencanaan gambar dan RAB," terangnya.

Menurut Indra, berkaitan  pekerjaan fisik, nanti akan dilelang  kepada kontraktor. Namun rencana itu belum  belum dilakukan karena saat ini masih dalam proses.

“Untuk tahap itu belum, karena kita sampai saat ini masih menyelesaikan gambar dan desainnya, baru dilanjutkan dengan proses pelelangan," katanya.

Pekerjaan fisik ini tambah Indra, terangkum dalam satu paket. Item pekerjaan fisik tidak hanya dianggarkan dari APBD, namun terdapat peluang bantuan dari APBD Provinsi NTB dan APBN.  

“Kemarin saya juga minta di BWS dan pusat juga membantu kita. Baik melalui anggaran BWS ataupun anggaran APBN yang lain. Hal ini dilakukan agar beban pemerintah daerah tidak berat, apalagi ini menyangkut infrastruktur kebutuhan masyarakat  dalam hal kebutuhan air minum," jelasnya.

Semua rencana penanganan jaringan air bersih ini, tidak terlepas dari koordinasi pihaknya dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Dompu Dompu. “Mengenai item ini PDAM yang lebih tahu kebutuhan air untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain penanganan jaringan air bersih, saat ini pihaknya sedang fokus terhadap pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Baik untuk pembangunan septi komunal (bak WC masyarakat) dan perpipaan pedesaan.

“Kalau untuk drainase kebanyakan dari dana reses, tapi nilainya sedikit alias tidak terlalu besar. Memasuki bulan Februari Tahun 2019 ini kita sedang fokus ke pemantapan dana DAK,” pungksnya. [RIS]