Disdukcapil Kabupaten Bima Usulkan Tambahan 100 Ribon

Iklan Semua Halaman

.

Disdukcapil Kabupaten Bima Usulkan Tambahan 100 Ribon

Rabu, 13 Februari 2019
Suasana Antrian di Loket Layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima. Foto US.


Bima, Berita11.com— Dua tahun terakhir saat Pilkada Gubernur NTB dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, jumlah warga yang mengikuti perekaman data kependudukan dan mengajukan permohonan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik serta dokumen lain meningkat drastis.

Permasalahan tersebut menyebabkan aktivitas pencetakan KTP elektonik meningkat sehingga kebutuhan terhadap ribon dan pita film pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima meningkat drastis.

Setahun terakhir pemakaian pita ribon mencapai 70-10 keping dan pada tahun 2019, Disdukcapil akan membeli 100 pita ribon. “Kita akan mengadakan 100 pita ribon karena permintaan KPT saat-saat tahun politik seperti Pemilu sangat meningkat,” ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Bima, Drs Zunaidin MM di Woha, Selasa (12/2/2019).

Ia menjelaskan, selain perekaman baru, umumnya pencetakan KPT karena ada perubahan bebrapa data kependudukan seperti status warga dari sebelumnya belum kawin menjadi kawin maupun status lain.

“Kebetulan setiap enam bulan atau per enam bulan di kita ada namanya data konsolidasi berih karena adanya dinamika data kependudukan. Misalnya dari sebelumnya kawin berubah status jadi janda, dari belum kawin menjadi kawin,” katanya.

Sampai saat ini tersisa 12 ribu lebih warga wajib KTP yang belum tuntas oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Bima. [US]