Istri Petani di Dompu Terperangah, Suami Tergeletak tak Bernyawa di Ladang

Iklan Semua Halaman

.

Istri Petani di Dompu Terperangah, Suami Tergeletak tak Bernyawa di Ladang

Redaksi Berita11
Minggu, 10 Februari 2019
Korbn Tergeletak tak Bernyawa di Tengah Ladangnya. Kondisi Korban Pertama Kali Diketahui Istrinya.


Dompu, Berita11.com— Bak disambar petir, Samsiah terperangah melihat tubuh suaminya Ismail Yadam (55 tahun) tergeletak tak bernyawa di tengah ladang di So Doro Mbawi Kabupaten Dompu, Minggu (10/2/2019) pagi.

Tubuh warga Dusun Ragi Desa Mbawi Kecamatan Dompu tersebut ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh saat Samsiah dan anaknya tiba di ladang membawa sarapan bagi sang suami. Penyebab korban meninggal diduga karena kelelahan.

Kapolsek Kota Kabupaten Dompu, IPDA Zuharis mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya dari istri korban, pada Sabtu (9/2/2019)  sekira pukul 13.00 Wita, korban pamit pada istrinya untuk pergi ke ladang setelah memikul pupuk yang akan digunakan pada tanaman perkebunan miliknya.

“Tadi malam sekira pukul 19. 00 Wita, istri korban menanyakan kepulangan suaminya kepada anaknya yang bernama Tura. Kemudian Tura menjawab mungkin bapak masih di ladang dan akan nginap di sana,” kata Zuharis.

Sekira pukul 07.00 Wita, lanjut Kapolsek, istri korban pergi ke ladang bersama anaknya untuk membawa nasi untuk sarapan suaminya. Namun sang istri beserta anaknya menemukan Ismail Yadam sudah tidak bernyawa.

“Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sang Istri bersama anaknya menemukan suaminya sudah tergeletak di samping barugak yang berjarak sekitar 20 meter dengan korban,” ujar Zuharis.

Dikatakannya,  saat menemukan Ismail Yadam tergeletak, istri korban mencoba membangunkan, akan tetapi korban sudah meninggal dunia dengan posisi tubuh terlungkup. Kemudian Istri korban menangis dan berteriak meminta pertolongan  warga setempat.

“Sekira pukul 08.00 Wita, warga Dusun Ragi mendengar Informasi penemuan mayat langsung menuju ke tempat penemuan mayat untuk membantu pihak keluarga korban,” ujarnya.

Pukul 08.30 Wita, Bhabinkamtibmas Desa Mbawi Bripka Muztahidin tiba di TKP penemuan mayat dan langsung membantu warga serta mengamankan lokasi penemuan mayat.

“Pada pukul 09.40 Wita, anggota Polres Dompu, Tim Identifikasi dan Sat Intelkam bersama anggota Polsek Kota (Kabupaten) Dompu dan anggota Polsek Woja tiba di lokasi TKP penemuan mayat untuk melakukan evakuasi terhadap mayat korban,” katanya.

Sekira pukul 10.30 Wita, mayat korban berhasil dievakuasi melalui Jalan Ekonomi Desa Mbawi oleh warga. Kemudian dibawa menggunakan kendaraan patroli Polsek Woja menuju RSUD Dompu  untuk proses autopsi.

Berdasarkan hasil autopsi pihak RSUD Dompu tidak ditemukan bekas kekerasan pada jenazah. Setelah itu, mayat korban dipulangkan ke rumah duka dengan menggunakan kendaraan Patroli Polsek Kota Dompu. [RIS]