Keluarga Warga Terlibat Kasus Terorisme di Dompu akan Peroleh Bantuan Rp100 Juta

Iklan Semua Halaman

.

Keluarga Warga Terlibat Kasus Terorisme di Dompu akan Peroleh Bantuan Rp100 Juta

Rabu, 13 Februari 2019
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Dompu, Ir H Fakhrurozi. Foto Poris.



Dompu, Berita11.com— Kerabat warga Dompu yang terlibat kasus terorisme beberapa tahun lalu akan memperoleh bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dompu,  Ir H Fakhrurrozi melalui Kepala Bidang  Perlindungan dan Jaminan Sosial, Khairuddin S.Sos.

“Dompu ada dua kelompok keluarga terorisme yang berhak mendapat bantuan, masing masing kelompok terdiri dari lima orang. Keluarga ini akan mendapat bantuan sosial sebesar Rp100 juta per kelompok,” ujar Khairuddin, di ruang kerjanya, Rabu (13/2/2019).

Menurut Khairuddin, sejak tahun 2018 lalu, Pemerintah Pusat melalui BNPT telah mengalokasikan anggaran untuk membantu keluarga terorisme. Karena di Kabupaten Dompu hanya dua kelompok saja, maka total bantuan untuk kelompok itu sebesar Rp 200 juta.

“Pada tahun 2018 kemarin, dana bantuan itu digunakan oleh kelompok untuk mengembangkan usaha ternak ayam dan kambing,” ujar Khairuddin.

Dikatakannya, dana bantuan itu langsung dikirim oleh pihak BNPT masing masing ke rekening kelompok. Dana bantuan  merupakan kali keduanya. Pengiriman tahap pertama dilakukan  pada tahun 2018  lalu.  

“Untuk dana bantuan tahun 2019 ini masih dalam proses pengajuan oleh kami selaku Dinas Sosial Dompu ke BNPT,” katanya.

Khairuddin menjelaskan, bantuan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga tersebut di tengah-tengah masyarakat.

“Adanya bantuan ini agar mereka dengan masyarakat setempat dapat bergaul dan berinteraksi dengan semua orang termasuk masyarakat lainnya,” ujarnya.

Khairuddin menambahkan, gambaran tentang bantuan untuk kerabat warga yang terlibat kasus terorisme sesuai penjelasan saat sosialisaasi BNPT yang digelar di Bima tahun 2018 lalu,  yang juga diikuti Dinas Sosial Kota Bima dan  Dinas Sosial Kabupaten Bima, Dinsos Kabupaten Dompu serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. 

“Pemerintah Pusat (BNPT, Red) meminta Dinas Sosial termasuk Dinas Sosial Kabupaten Dompu untuk mengajukan nama kelompok penerima manfaat dari bantuan tersebut,” katanya..

Hal itu menjadi dasar pihaknya mengajukan bantuan dan akhirnya pada 2018 Kabupaten Dompu mendapat bantuan anggaran Rp200 juta. [RIS]