Kerap Aksi Begal di Kabupaten Bima dan Miliki Airsoft Gun, Garong Didor Polisi

Iklan Semua Halaman

.

Kerap Aksi Begal di Kabupaten Bima dan Miliki Airsoft Gun, Garong Didor Polisi

Redaksi Berita11
Senin, 18 Februari 2019
Residivis Curanmor dan Tukang Begal Sepeda Motor yang Kerap Aksi di Wilayah Kabupaten Bima saat Dibawa Polisi.


Bima, Berita11.com— Upaya pelarian KH alias HR, garong sepeda motor 23 tahun asal Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima berakhir setelah polisi menghadiahinya timah panas di kakinya, Senin (18/2/2019) sore.

KH alias HR adalah warga Desa Ngali yang merupakan residivis telah lama diincar aparat kepolisian. Tercatat beberapa waktu terakhir sudah tiga kali melakukan aksi begal atau perampasan sepeda motor di wilayah Kabupaten Bima.

Penangkapan terhadap HR dilakukan Tim Buru Sergap Polres Bima setelah menerima laporan dari Satria Rizki Pratama, terkait perampasan sepeda motor merek Yamaha Vixion warna putih yang dialaminya di Taman Patung Kuda Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Korban menghubungi Buser setelah menerima telepon dari seseorang pria asal Desa Ngali yang mengaku bernama HR (inisial). Saat itu meminta korban agar membawa uang Rp1,5 juta jika ingin mendapatkan kembali sepeda motor yang dirampas.

Sebelumnya saat melakukan aksi perampasan sepeda motor korban, KH alias HR menggunakan parang dan senjata jenis airsoft gun.

Setelah menyampaikan laporan, korban dan anggota Buser Polres Bima mengatur strategi. Sebelumnya korban dan KH alias HR telah sepakat melakukan transaksi di Ujung Desa Ngali. Ketika itu siasat penangkapan yang diatur, anggota Buser menuju lokasi melalui arah Desa Renda, sedangkan korban dari arah Kecamatan Monta yang tembus Desa Ngali.

Ketika korban bertemu KH, anggota Buser melaksanakan pemantauan dari arah lebih kurang 50 meter. Setelah bertemu korban, KH meminta korban agar menunggu sebentar dengan alasan karena harus pergi mengambil sepeda motor milik korban yang disimpan di lokasi berbeda.

Saat KH melintas hendak mengambil sepeda motor milik korban, KH melihat sepeda motor Yamaha Vixion terparkir di pinggi jalan perbatasan Desa Ngali dan Desa Monta milik Habibi. Saat itu, KH langsung mengambil sepeda motor tersebut. korban yang mengetahui aksi sang begal langsung berteriak.

Anggota Buser yang melihat aksi tersebut, bersama korban langsung melakukan pengejaran terhadap KH yang lari menuju persawahan. Saat mengejar KH, polisi mengeluarkan tiga kali tembakan peringatan ke udara. Namun tidak diindahkan oleh sang begal.

Polisi yang melihat KH yang membawa sepucuk senjata airsoft gun akhirnya melepaskan tembakan terarah ke kaki sang begal.

Selanjutnya, KH dibawa ke RSUD Bima untuk memperoleh tindakan medis. Polisi mengarahkan korban Habibi agar melaporkan secara resmi peristiwa yang dialami di Mako Polres Bima, sedangkan barang bukti berupa sepeda motor milik korban dibawa ke Mako Polres Bima sebagai barang bukti.

Peristiwan penangkapan begal tersebut dibenarkan Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi.  Sesuai hasil interogasi terhadap KH bahwa belakangan pria tersebut tiga kali melakukan aksi begal. Di antaranya perampasan sepeda motor di Patung Kuda Desa Panda Kecamatan Palibelo, perampasan sepedam motor menggunakan parang di Desa Lido Kecamatan Belo, dan perampasan sepeda motor di sekitar Cabang Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Sebelumnya yang bersangkutan pernah ditahan dengan kasus serupa sehingga merupakan residivis. [AD]