Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Ajak Aktivis, Akademisi dan Warga Aktif Sampaikan Laporan

Iklan Semua Halaman

.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Ajak Aktivis, Akademisi dan Warga Aktif Sampaikan Laporan

Rabu, 13 Februari 2019
Ilustrasi. Ist.


Bima, Berita11.com— Selama ini Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima aktif melaksanakan sosialisasi mendorong pengawasan partisipasi dari seluruh kelompok masyarakat. Akan tetapi umumnya kasus pelanggaran  yang teregistrasi  merupakan hasil temuan Bawaslu dan Panwaslu sendiri.

“Untuk saat ini partisipasi pengawasan dari kelompok masyarakat sangat rendah. Kita (Bawaslu) disorot oleh kawan-kawan, para akademisi  penanganan pelanggaran. Tapi tidak ada dari mereka yang menyampaikan laporan kepada kami. Kalau laporan memenuhi unsur tetap kami lanjutkan prosesnya,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Abdullah SH.

Ia menjelaskan, jumlah personil penyelenggara Pemilu seperti Bawaslu dan jajaran ke bawah sangat terbatas, sementara luas wilayah dan jumlah peserta Pemilu yang harus diawasi banyak. Untuk itu diperlukan pengawasan partisipasi dari seluruh kalangan sehingga tercipta Pemilu yang aman, damai dan tanpa kecurangan sesuai ekspektasi publik.

“Kita juga menghargai masukan-masukan dari kawan-kawan aktivis. Terkait kasus Kepala Sekolah di Tambora itu sudah dilakukan kajian dan tim kita bukan saja Bawaslu tapi juga terdiri dari pihak Kepolisian dan Kejaksaan. Kasus Kepala SMP Tambora tetap kita proses ke kategori (pelanggaran) amdinistrasi walaupun tidak memenuhi syarat untuk Tipilu,” ujarnya.

Abdullah berharap seluruh komponen di Kabupaten Bima ikut berpartisipasi dalam mengawasi seluruh tahapan Pemilu terutama kampanye. Karena semakin kuat partisipasi masyarakat, pelaksanaan Pemilu akan terlaksana dengan baik. [US]