KPU Kabupaten Bima Eksekusi Caleg PPP

Iklan Semua Halaman

.

KPU Kabupaten Bima Eksekusi Caleg PPP

Redaksi Berita11
Senin, 18 Februari 2019
Calon DPRD Kabupaten Bima dari Partai Persatuan Pembangunan yang Dicoret KPU Kabupaten Bima dari DCT.


Bima, Berita11.com  Sejak Rabu 13 Februari 2019 lalu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima telah mencoret calon legislatif daerah pemilihan Bima 1 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 1 atas nama Ir Rajiman M.Si dari Daftar Calon Tetap (DCT) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima.

Perihal pencoretan Caleg nomor 1 dari PPP tersebut tertuang dalam pengumuman KPU Kabupaten Bima Nomor 250.A/PL.01.4-PU/5206/03/KPU-Kab/II/2019 berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bima Nomor: 82/HK.03.1-Kpts/5206/KPU-Kab/II/2019 Tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bima Nomor : 96/HK.03.1-Kpts/5206/KPU-Kab/IX/2018 Tentang Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bima.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Yuddin Chandra Nan Arif SH MH mengatakan, meskipun surat suara peserta Pemilu 2019 telah dicetak, termasuk memuat foto, nama dan nomor urut Caleg yang telah dicoret atau dinyatakn tidak memenuhi syarat (TMS). Namun jika ada yang mencoblosnya, maka dianggap sebagai suara partai. Demikian halnya jika model surat suara yang dicoblos pemilih terdapat dua coblosan, maka perolehan suara dihitung untuk calon yang memenuhi syarat.

“Kalau surat suara sudah dicetak, namanya akan tetap muncul karena sudah dicetak. Kalau pun dicoblos sahnya untuk suara partai, kecuali dia coblos untuk TMS, kemudian dia coblos juga caleg yang MS, maka larinya ke yang MS, karena yang sudah TMS sudah tidak ada pengaruhnya,” ujar Yuddin di Sekretriat KPU Kabupaten Bima, Rabu lalu.

Yudin menyatakan, pihaknya siap menghadapi segala kemungkinan termasuk potensi gugatan pasca pencoretan Caleg PPP, Ir Rajiman M.Si. sebelum melaksanakan pleno,  KPU Kabupaten Bima telah melaksanakan konsultasi dengan KPU Provinsi NTB.

“(Pihak) yang bersangkutan sudah tahu dengan konsekuensinya, mereka sudah mendatangi kami sudah tiga kali kalau tidak salah. Pasca pleno pertama, kami menunggu jawaban dari provinsi, provinsi sudah menjelaskan, kalaupun dicoret nggak ada masalah, peluang mereka masih ada, putusan kami bisa digugat.  Inikan normatif, silahkan tempuh itu. Teman-teman punya hak, kalau pleno hasil putusan kami, bisa digugat. Teman teman bisa mengajukan ke Bawaslu atau PTUN,” ujar Yuddin.

Seperti diketahui sebelumnya, Caleg Kabupaten Bima dari PPP, Ir Rajiman M.Si diproses Bawaslu berkaitan kasus Tipilu atas kampanye melibatkan ASN. Kasus tersebut kemudian diteruskan ke Sentra Gakumdu dan diputus oleh Pengadilan Negeri Raba Bima, karena terbukti melakukan pelanggaran kampanye sesuai yang diatur dalam Undang-Undang Pemilu. [US]