Nihil Pemilih Gangguan Jiwa, KPU Kabupaten Bima: tidak Ada Perlakuan Khusus!

Iklan Semua Halaman

.

Nihil Pemilih Gangguan Jiwa, KPU Kabupaten Bima: tidak Ada Perlakuan Khusus!

Senin, 18 Februari 2019
Ilustrasi.


Bima, Berita11.com— Meskipun Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bima menyebut terdapat 13 warga yang mengalami gangguan jiwa telah mengikuti perekaman dan memperoleh Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. Namun hingga kini, berdasarkan data KPU tidak terdapat pemilih kategori yang mengalami gangguan jiwa di Kabupaten Bima.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Yuddin Chandra Nan Arif SH MH mengatakan, landasan KPU dalam menetakan kategori pemilih yang mengalami gangguan jiwa atau masalah fisik, mental, sosial, pertumbuhan dan perkembangan, kualitas hidup (ODMK) adalah surat keterangan dari dokter menyangkut adanya pemilih yang mengalami gangguan jiwa.

“Sepanjang tidak ada keterangan dari dokter, tetap kami data mereka. Itu sudah kami wanti-wanti saat pendataan DPT maupun coklit Pemilu dan peremajaan data sampai sekarang. Sampai sekarang di Kabupaten Bima tidak ada keterangan dari dokter yang menyatakan ada pemilih mengalami gangguan jiwa, walaupun faktanya di lapangan ada. Karena kita butuh fakta tertulis,” kata Yuddin di Sekretariat KPU Kabupaten Bima, Rabu lalu.

Ia mengatakan, dengan kondisi tersebut, pihaknya tidak menyiapkan perlakuan khusus saat pencoblosan 17 April 2019 mendatang. Kecuali untuk pemilih kategori disabiltas atau mengalami keterbatasan fisik.

“Dia mau gunakan haknya atau tidak, itu kami jamin. Yang jelas semuanya masuk, tidak ada perlakuan khusus. Beda dengan pemilih penyandang disabilitas, ada perlakuan-perlakuan khususnya. Karena penyandang disabilitas itu jelas. Bisa mecoblos dengan kaki, dengan mulut, kalau yang buta, kita tanya dulu dia mau didampingi oleh keluarga atau bagaimana, nanti ada model C3,” katanya.

Berdasarkan data KPU Kabupaten Bima, pemilih kategori disabilitas di Kabupaten Bima sebanyak 795 yang terdiri dari tuna daksa, tuna netra, tuna rungu, tuna grahita dan jenis disabilitas lain. Pemilih disalibitas tersebut tersebar di 191 desa serta 1.568 TPS. [US]