Pelajar di Dompu Tewas Dipanah, tak Disangka Pelakunya Enam Remaja

Iklan Semua Halaman

.

Pelajar di Dompu Tewas Dipanah, tak Disangka Pelakunya Enam Remaja

Minggu, 10 Februari 2019
Ilustrasi.


Dompu,Berita11.com—Pelajar kelas 1  SMAN 1 Woja Kabupaten Dompu, Rusdianto Setiawan 17 tahun, warga Dusun Wawo Jaya, RT 05, Desa Nowa, Kecamatan Woja tewas setelah terkena panah, Minggu (10/2/2019) dini hari.

Beberapa menit kemudian pasca peristiwa, polisi berhasil meringkus enam remaja terduga pelaku pemanah Rusdianto Setiawan. Mereka yang diringkus yaitu AW (16 tahun) dan FNA 16 tahun, pelajar MAN 1 Dompu asal lingkungan Bali Bunga,  dan AS (15 tahun) pelajar SMP 1 Woja, asal lingkungan Bali Bunga.

Dua remaja lain yang diringkus karena terlibat atas kematian korban yaitu  AD (16) dan AS alias Pian, (17), serta  MA (17 tahun), pelajar MAN 1 Dompu asal Desa Wawonduru.  

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Dompu, AKP Daniel P Simangunsong, S.IK melalui Kepala Sub-Bagian Humas Polres Dompu, IPTU Sabri, SH mengatakan,  enam pelaku tersebut sudah mempunyai rencana membunuh korba. Penyebabnya, pelaku utama memiliki rasa dendam lantaran pernah dikroyok oleh pemuda Desa Nowa.

"Dari keterangan yang didapat dari terduga pelaku tunggal bahwa pelaku tunggal punya rasa dendam kemudian bersama temannya sebanyak 12 orang dengan mengendarai lima motor sudah berencana untuk melakukan pemanahan terhadap pemuda Desa Nowa karena pelaku tunggal pernah dikeroyok," ungkap Sabri.

Dikatakannya, pelaku utama mengakui bahwa busur panah itu dibuat bersama temannya berinisial DK yang saat ini sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Dompu.

“Pelaku membuat panah bersama dengan DK yang sekarang DPO, sebanyak lima anak panah di rumah DK tepatnya di Lingkungan Kandai Dua tepatnya di depan rumah H Saleh,”  kata Sabri.

Sebelumnya, Rusdianto meninggal dunia karena dipanah oleh Orang Tidak Dikenal (OTK). korban tewas setelah mendapatkan perawatan medis beberapa jam di ruangan IGD RSUD Dompu.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, pemanahan itu terjadi di pinggir jalan Desa Nowa sekira pukul 00.20 Wita di depan salah satu kios milik warga setempat.  Saat itu, korban sedang asyik duduk dengan beberapa temannya sesama pelajar di antaranya, Gunawan, Ifon  dan Wawan.

Saat itu, tiba-tiba datang dari arah Barat tiga orang tidak dikenal berboncengan sepeda motor datang menuju ke arah Timur. Kemudian tiga OTK  tersebut melepaskan panah hingga mengenai korban yang mengakibatkan korban mengalami luka tertancap anak panah pada dada bagian kanan.

Usai itu, OTK melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor miliknya ke arah Timur. Pasca terkena panah,  korban sempat  dibawa ke RSUD Dompu oleh keluarganya untuk mendapatkan perawatan medis. Namun  beberapa  kemudian, nyawa korban tak bisa diselamatkan dan akhirnya korban menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Dompu sekitar pukul 03.00 Wita.

Korban diketahui merupakan putra sulung dari pasangan Nanang dan Agustina , warga Dusun Wawo Jaya, Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. [RIS]