Polisi masih Periksa Saksi Kasus Ayah Tiri Cabuli Pelajar SMP

Iklan Semua Halaman

.

Polisi masih Periksa Saksi Kasus Ayah Tiri Cabuli Pelajar SMP

Selasa, 12 Februari 2019
Kepala Kepolisian Resor Dompu, AKBP Erwin Suwondo S.I.K, M.I.K. Foto Ist.

Dompu, Berita11.com— Hingga kini aparat Kepolisian Resor (Polres) Dompu masih memeriksa sejumlah saksi berkaitan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Melati (bukan nama sebenarnya), pelajar Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Dompu.

Kepala Kepolisian Resor Dompu, AKBP Erwin Suwondo S.I.K, M.I.K menjelaskan, sejumlah saksi yang diperiksa berkaitan kasus pencabulan siswi SMP tersebut merupakan keluarga korban maupun saksi lain.

Kita masih memeriksa saksi-saksi yang ada, baik saksi korban dari pihak keluarga maupun saksi-saksi lain, kita periksa semua, ujar Kapolres saat menggelar konferensi pers di Dompu, Selasa (12/2/2019).

Erwin mengatakan, pihaknya tidak bisa langsung menahan terduga pelaku sebelum ada bukti-bukti yang kuat sesuai peraturan yang berlaku.

Kita tidak sembarang menahan orang, tetap (harus) memenuhi unsur-unsurnya dari unsur saksi juga, unsur penguat lainnya. Kita tidak mau zolim tanpa ada bukti kuat kita langsung tangkap orang," ujar Erwin.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Dompu  Hj Daryati Kustilawati, SE. M.Si melalui Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Rahman, S.Sos. S.KM. M.Mkes mengisyaratkan akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

Peran dinas setempat menangani kasus yang telah dilaporkan korban dan ibunya kepada aparat kepolisian tersebut sebatas berkoordinasi dengan aparat kepolisian sesuai prosedural yang berlaku.

Untuk pendampingan, termasuk proses hukum pelengkapan BAP berkasnya diteruskan hingga P21 tetap kami kawal hingga persidangan juga,” ujar Rahman.

Rahman mengungkapkan korban kekerasan seksual tersebut telah dilakukan asesmen pada pekan lalu sesuai permintaan pihak kepolisian.

Kasus ini juga sudah dilakukan asesmen oleh psikolog berdasarkan permintaan polisi. Hasil itu akan dibawa ke polisi," katanya. [RIS]