Polisi Tetapkan 4 Remaja sebagai Pelaku Pemanah Warga Desa Nowa

Iklan Semua Halaman

.

Polisi Tetapkan 4 Remaja sebagai Pelaku Pemanah Warga Desa Nowa

Redaksi Berita11
Rabu, 13 Februari 2019
Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo dan Sejumlah Perwira Menunjukkan Barang Bukti Kejahatan Remaja.


Dompu, Berita11.com— Setelah ditangkap beberapa hari lalu, Kepolisian Resor (Polres) Dompu akhirnya menetapkan status tersangka terhadap empat dari tujuh remaja yang diamankan dalam kasus pemanahan terhadap almarhum Rusdianto Setiawan, remaja Desa Nowa Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

Empat remaja yang ditetapkan sebagai tersangka yakni MA 17 tahun selaku eksekutor atau yang melakukan pemanahan, kemudian FNA (16), pengendara sepeda motor metik, selanjutnya MR (18) pemberi busur panah dan AS (14) atas perannya ikut serta memberikan busur panah kepada  MR yang selanjutnya diberikan kepada  MA.

Komandan Kepolisian Resor Dompu, AKBP Erwin Suwondo, S.I.K.,M.I.K  mengatakan, berdasarkan informasi yang beredar pasca insiden pemanahan, polisi berhasil mengamankan tujuh orang yang terindikasi sebagai pelaku. Namun setelah diproses, hanya empat orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan tiga orang lainya hanya ikut mengendarai sepeda motor dan tidak tahu adanya aksi pemanahan tersebut.

“Para tersangka kami kenakan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, pasal 376 pasal 80 ayat 3 yang berbunyi setiap orang yang melanggar ketentuan pasal 67 C yang mengakibatkan anak tersebut meninggal dunia (dengan) ancaman paling lama 15 tahun, dengan denda paling lama Rp3 miliar, kemudian pasal 55 ayat 1 junto pasal 56 ayat 1 KUHP,” ujar Kapolres saat konferensi pers di Mako Polres Dompu, Selasa (13/2/2019).

Dari aksi kejahatan itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya dan beberapa unit sepeda motor.

“Lima busur panah, satu buah katapel, lima unit sepeda motor yang digunakan saat aksi melakukan pemanahan serta empat orang tersangka," ungkapnya. [RIS]