Rampok Wisatawan Air Terjun La Nggeru Simpasai, Warga Monta Diciduk Polisi

Iklan Semua Halaman

.

Rampok Wisatawan Air Terjun La Nggeru Simpasai, Warga Monta Diciduk Polisi

Redaksi Berita11
Senin, 25 Februari 2019
EP, Pria 27 Tahun Terduga Pelaku Pencurian dengan Kekerasan atau Perampok Sejumlah Barang Berharga Milik Wisatawan Air Terjung La Nggeru Simpasai saat Digiring Aparat Kepolisian Usai Diciduk di Desa Simpasai.


Bima, Berita11.com— Cerita usang perampokan terhadap wisatawan di wilayah pedalaman Monta Kabupaten Bima masih saja terulang. Aksi perampokan atau pencurian dengan kekerasan menimpa dua pelajar dan pemuda yang asyik menikmati pemandangan air terjung La Nggeru Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Minggu (24/2/2019).

Sejumlah barang berharga milik korban berupa smart phone merek Samsung J7, Oppo A3S, Ponsel Xiomi Redmi Note 5, kamera DSLR Canon Eos 1300D dan Canon Eos 750 D dibawa kabur kabur tiga kawanan perampok.

Beruntung pelaku perampokan berhasil diindentifikasi aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Monta setelah mendapatkan keterangan dari para korban tentang ciri-ciri pelaku pencurian dengan kekerasan. Bahkan kurang dari 7 jam, polisi berhasil membekuk EP, pria 27 tahun asal RT 01/01 Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima, salah satu dari tiga kawanan perampok.

Perihal peristiwa tersebut dibenarkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bima melalui Kasubag Humas Polres setempat, IPTU Hanafi.

“Para korban  sedang berada di  lokasi wisata air terjun La Nggeru Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima menggunakan tiga unit kendaraan. Dan ketika  menikmati pemandangan alam sambil berfoto-foto. Beberapa jam kemudian, datang pelaku yang berjumlah 3  orang yang tidak dikenali oleh para korban dengan memakai penutup wajah dan membawa parang langsung mengancam para korban dengan cara mengarahkan parang ke arah korban,” ujar IPTU Hanafi.

Tak sampai di situ, lanjut Hanafi, tiga kawanan perampok tersebut kemudian mengancam para wisatawan lokal tersebut dengan parang  hingga akhirnya para korban terpaksa menyerahkan barang berharga miliknya.

“Berhubung ciri-ciri ketiga pelaku sudah diketahui berdasarkan keterangan para korban dan saksi, maka jajaran Polsek Monta yang dipimpin Kapolsek Monta  IPTU Takim melakukan penyelidikan. Kemudian pada hari yang sama, pukul 18.30 Wita salah satu pelaku berhasil ditangkap saat berada di salah satu kios yang terletak di ujung Desa Simpasai. Pelaku berinisial EP, 27 tahun tani, RT 01/01 Desa Simpasai Kecamatan Monta,” sebut IPTU Hanafi.

Dikatakan IPTU Hanafi, polisi berhasil mendapatkan keterangan  EP, dia  mengakui salah satu dari tiga orang pelaku yang beraksi di lokasi wisata air terjun tersebut.

Selain itu, polisi juga mendapatkan keterangan EP berkaitan keberadaan sejumlah barang milik korban hingga akhirnya melaksanakan penyitaan sebagai barang bukti kejahatan. 

“Terhadap kedua orang pelaku yang  belum ditangkap  masih dilakukan pencarian oleh jajaran Polsek Monta,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo S.I.K mengimbau agar dua terduga pelaku pencurian dengan kekerasan yang belum ditangkap tersebut segera menyerahkan diri ke Polsek Monta atau ke kantor Kepolisian terdekat, karena identitasnya sudah diketahui aparat Kepolisian.

“Diimbau pula kepada masyarakat agar lebih waspada dan jangan membawa barang berharga ketika mengunjungi tempat atau lokasi wisata. Apalagi lokasinya sepi dan  jauh dari pemukiman,” imbau Kapolres Bima seperti dikutip Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi.

Sejumlah korban perampokan di Air terjun La Nggeru Desa Simpasai Kecamatan Monta yaitu berinisial SN pelajar 16 tahun,  HF, pelajar 17 tahun SMAN 1 Belo,  Arianto, pemuda 20 tahun asal Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima dan Mirwan, petani 26 tahun asal desa yang sama, Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima. [AD]