Ringkus Empat Pemuda Pencuri Laptop SMA Kae, Polisi Amankan Senpi dan Amunisi

Iklan Semua Halaman

.

Ringkus Empat Pemuda Pencuri Laptop SMA Kae, Polisi Amankan Senpi dan Amunisi

Selasa, 12 Februari 2019
Empat Pemuda yang Diduga Terlibat Aksi Pencurian Laptop Milik SMA KAE Kabupaten Bima dan Saksi  Diamankan Polisi. Saat Meringkus Sejumlah Pemuda ini, Polisi Berhasil Mengamankan Senpi Rakita dan Amunisi. 

Bima, Berita11.com— Polisi berhasil meringkus empat pemuda masing-masing berinisial FI (20 tahun), AM dan AR, kawanan yang diduga terlibat aksi pencurian laptop milik Sekolah Menengah Atas (SMA) Kae Kecamatan Woha, Selasa (12/2/2019).

Sebelumnya pada Rabu (30/1/2019) lalu, polisi menerima laporan pengaduan dari Kepala SMA Kae, Drs H Syamsuddin. Setelah menerima laporan pengaduan tersebut anggota Polsek Woha bersama anggota Opsnal Polres Bima melaksankaan penyelidikan. Hasilnya, polisi berhasil mengidentifikasi nama sejumlah pelaku pencurian.

Pukul 08.30 Wita, anggota Opsnal dan personel Polsek Woha berhasil meringkus FI, pemuda 20 tahun di RT 001/001 Dusun Lavendo Desa Rabakodo Kecamatan Woha di salah satu bengkel tambal ban milik warga tepatnya di depan SDN Inpres Rabakodo.

Kapolres Bima melalui Kasubag Humas Polres setempat, IPTU Hanafi mengatakan, berdasarkan keterangan dari tersangka FI, sekira pukul  10.00 Wita, polisi mernangkap  MI, pemuda 24 tahun asal RT 002 Desa Kanca Kecamatan Parado. MI ditangkap di rumah Nenek Tamu, salah satu keluarganya di Kelurahan Rontu Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap kedua pemuda tersebut, polisi mendapatkan petunjuk bahwa barang bukti laptop dijual di tempat yang berbeda yaitu di counter reparasi komputer milik pria 37 tahun berinisial AS, warga RT 008 /003 Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasa Nae Barat Kota Bima.

Di lokasi tersebut, bersamaan dengan barang bukti tiga unit laptop merek Acer, polisi menyita sejumlah barang bukti lain yaitu  senjata api (Senpi) rakitan, dua amunisi aktif kaliber 7,42x45 mm, android merek Lenovo, kuci T dan mata kunci, Ponsel Nokia, selembar celana pendek warna abu-abu merek Levis, kaos oblong warna biru, dompet warga hitam dan bungkus rokok berisi potongan kanca silinder penghisap Narkoba jenis sabu-sabu.

Dikatakan IPTU Hanafi, di lokasi berbeda tepatnya di kediaman wanita berinisial UN, (27 tahun), warga RT 018/007 Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima yang berprofesi bidan, polisi berhasil menyita barang bukti dua unit laptop merek Tosiba dan Acer warna merah dan biru.

Kanit Buser Polres Bima, Bripka Herman dan Kapolsek Woha Menunjukkan Senpi dan Terduga Pelaku Penncurian.


Tak sampai di situ, berdasarkan keterangan MI, polisi berhasil memperoleh nama dua tersangka lain yang juga terlibat dalam peristiwa pencurian. Mereka adalah AM (25 tahun), petani asal RT 002/001 Dusun Lavendo Desa Rabakodo Kecamatan Woha dan AR, pemuda 18 tahun asal dusun dan desa yang sama. AR ditangkap di rumah warga berinisial FM di RT 003/002 Dusun Sigi Desa Rabakodo Kecamatan Woha.

“Kemudian keempat tersangka diamankan bersama barang bukti di Mako Polsek Woha guna dimintai keterangan,” ujar IPTU Hanafi.

Pukul 13.00 Wita,  anggota Tim Opsnal dan personel Polsek Woha yang dipimpin langsung Kapolsek setempat, IPTU Edy Prayitno melakukan pengembangan untuk memperoleh sisa barang bukti laptop di Kota Bima.

Satu jam kemudian, tim mengklarifikasi counter reparasi elektronik komputer milik AS di Kelurahan Tanjung berkaitan sisa barang bukti. AS diminta menyerahkan sisa barang bukti yang belu diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Adapun penyampaian Kapolsek pada pemilik counter meminta agar sisa barang bukti yang masih ada diserahkan pada pihak kepolisian. Kapolsek mengarahkan pemilik counter untuk hadir di Mako Polsek Woha guna memberikan keterangan,” ujar IPTU Hanafi.

Menjelang sore, polisi melaksanakan pencarian terhadap pria berinisial STR (31 tahun), warga RT 014/ 005 Lingkungan Wadu Mbolo Kelurahan Dara Kecamatan Rasa Nae Barat Kota Bima. STR bertindak sebagai saksi yang dimintai tolong oleh tersangka MI untuk menjual 2 unit laptop barang bukti.

Setelah dilakukan interogasi dan dimintai identitas lengkap terhadap STR, Kapolsek  mengarahkan agar pria 31 tahun tersebut  koperatif hadir di Mako Polsek Woha untuk dimintai keterangan sebagia saksi dalam membantu penyidikan pihak kepolisian.

“Demikian seluruh rangkaian penangkapan pelaku, penyitaan barang bukti dan upaya-upaya Kapolsek beserta anggota berakhir pukul 15.00 Wita dan situasi terkendali,” ujar Hanafi.

Penangkapan terhadap pelaku pencurian berdasarkan hasil penyelidikan anggota Polsek Woha dan adanya dukungan informasi dari masyarakat berkaitan indikasi keterlibatan empat pelaku yang diamankan.

Polisi menduga MI, salah satu pemuda yang diamankan karena mencuri laptop juga terlibat beberapa kasus Curanmor di Desa Rabakodo. [AD]