Terlalu, Mesin Sanyo Milik SMPN 7 IT Dompu Diembat Maling

Iklan Semua Halaman

.

Terlalu, Mesin Sanyo Milik SMPN 7 IT Dompu Diembat Maling

Kamis, 21 Februari 2019
Kepala SMPN 7 IT Dompu Hasan, S.Pd setelah memberikan keterangan pers di ruang kerjanya Foto Ris

Dompu, Berita11.com - Satu unit mesin air (sanyo) bermerk Shimizu milik Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 IT Dompu Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu raib diembat maling, Kamis (21/2/2019).

Kepala SMPN 7 IT Dompu Hasan, S.Pd menjelaskan, hilangnya sanyo diperkirakan terjadi malam hari. Pasalnya kemarin sore menjelang magrib mesin tersubut masih ada di tempatnya.

"Tadi pagi saya menerima laporan bahwa tadi malam mesin sanyo hilang dicuri orang, tidak tahu persis jam berapa. Saya kemarin sampai magrib masih ada di sekolah dan mesin itu juga masih ada," jelas Hasan saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Hasan, aksi pencurian tersebut diduga masuk loncat pagar di sebelah timur yang kebetulan pagar itu belum ditembok masih menggunakan bambu dan peristiwa itu pihaknya telah menginformasikan ke Bhabinkamtibmas setempat.

"Kejadian ini sudah saya kasih tau juga Bhabinkamtibmas bahkan saya sudah infokan ke facebook, semoga kejadian ini tidak terulangi lagi dan pelajaran untuk kita agar ke depan bisa berhati-hati lagi," tandasnya.

Sementara itu, salah satu pegawai di bagian tata usaha sekolah setempat Suyadi yang juga sudah lama menetap di situ mengatakan tidak tahu persis waktu kehilangan sanyo pada pagi harinya ia baru mengetahui.

"Semalam saya tidak kemana-mana dan tidak melihat orang masuk juga pagi harinya baru saya mengetahui bahwa sanyo sudah tidak ada, tadi malam sempat saya kontrol juga tapi tidak sampai ke tempat sanyo," ujarnya.

Penuturan senada disampaikan penjaga sekolah tersebut Jufrin alias Amor, menurut dia pencuri melancarkan aksinya setelahnya dia sudah tidur dan terjadi diatas pukul 00.31 tengah malam.

"Setiap malam saya tetap kontrol bisa jadi pencuri ini diatas jam 12 bisa juga tadi subuh juga," tutur Amor.

Ironinya, kejadian semacam ini telah berulang kali dialami SMPN 7 IT Dompu dan peristiwa ini merupakan kali keempatnya.

"Ini keempat kalinya. Sebelum pak kepala ini masuk di sekolah ini sudah tiga kali. Dulu pernah kehilangan komputer rangkap dengan SPU nya dan kejadian itu sudah pernah dilaporkan tapi tidak ada tindaklanjut oleh pihak kepolisian," ucap Amor. [RIS]