Tiga Tahun Berturut-turut STKIP Taman Siswa Raih Hibah Penelitian Kementerian Ristekdikti

Iklan Semua Halaman

.

Tiga Tahun Berturut-turut STKIP Taman Siswa Raih Hibah Penelitian Kementerian Ristekdikti

Redaksi Berita11
Kamis, 28 Februari 2019
Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun, M.Si. Foto Berita11.com.


Bima, Berita11.com— Selama tiga tahun terakhir Sekolah Tinggi Kegurian dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa tak pernah absen mendapatkan hibah penelitian dan pengabdian, kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemen Ristekdikti) bagi dosen seluruh Indonesia.

Tahun 2019,  ada 12 proposal dosen STKIP Taman Siswa yang yang termasuk di dalamnya dua Proposal Penelitian Kerjasama Perguruan Tinggi (PKPT) yang sangat prestisius nilai pendanaannya.

“Dua di antaranya PKPT yang sangat prestisius nilai pendanaanya dan kualitas judul penelitian yang cukup baik dengan tema yang relevan dengan kondisi permasalahan pendidikan saat ini,” ujar Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun, M.Si, melalui press release yang diterima Redaksi Berita11.com, Kamis (28/2/2019).   

Dikatakannya,  dosen setempat yang merupakan pengusul hibah PKPT antara lain Endang Susilawati, M.Pd dengan proposal brerjudul Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Inkuiri Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa dan PKPT yang diusulkan Siswanto, M.Pd dengan judul Pengembangan Model Eksperimen Inkuiri Berbasis Real World Problem dengan Kombinasi Setting Kegiatan.

Ibnu juga menyebut,  sejumlah proposal dosen STKIP Taman Siswa yang lolos mendapatkan hibah penelitian Kementerian Ristekdikti yaitu SKIM Penelitian Dosen Pemula (PDP) yang terdiri dari sembilan tim yaitu  Asriyadin S.Pd, M.Pd,  Fitria Sarnita S.Pd, M.Pd, Sulfahri S.Pd, M.Pd, Ita Fitriati S.Kom, M.T,  Ika Irawati, M.Pd, Hairunisa S.Pd, M.Pd, Arif Hidayad S.Pd, M.Pd, Fitri Ningsi S.Pd., M.Pd serta Muhamad Ajwar M.Pd.

Selain hibah penelitian PKPT dan PDP, proposal  pengabdian SKIM Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berjudul Workshop Penyusunan Instrumen Evaluasi Otentik pada Pembelajaran K-13 Berbasis Online (e-instrument) Bagi Guru SMP di Kabupaten Bima Provinsi NTB yang diajukan dosen STKIP Taman Siswa Arif Hidayad S.Pd, M.Pd juga lolos mendapatkan dana hibah dari Kementerian Ristekdikti RI.

“Judul PKM ini sangat menarik untuk meningkatkan kualitas guru, khususnya di Bima. Oleh karena itu, PKM ini peluang juga bagi Pemda untuk mengembangkan kerjasama dengan kampus STKIP Tamsis untuk mengembangkan kualitas guru,” ujar Ibnu.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian  STKIP Taman Siswa Bima, Anisah, M.Pd mengatakan, secara kuantitas proposal dosen setempat yang lolos memperoleh dana hibah penelitian dari Kementerian Ristekdikti sama dengan tahun yang lalu. Namun dari segi SKIM, ada peningkatan proposal yang lolos.

“Karena ada dua orang dosen yang lolos SKIM PKPT yang nilai pendanaannya ratusan juta per proposal. Selain itu, juga terdapat satu dosen yang mampu meloloskan proposal penelitian sekaligus pengabdian yaitu Arif Hidayat, S.Pd.,M.Pd,”  ujar dia.

Menurutnya, dengan perolehan hibah PKPT yang naik 100 persen, juga berpeluang menaikan level cluster hibah STKIP Taman Siswa dari binaan ke cluster madya. Dengan peningkatan level cluster maka kampus setempat akan dapat memperoleh dana secara rutin setiap tahun dari Kementerian Ristekdikti yang akan dikompetisikan secara internal perguruan tinggi.

“SKIM PKPT juga mendorong adanya output berupa seminar internasional yang diikuti oleh dosen penerimah hibah dan penyelenggaraan seminar nasional di perguruan tinggi penerima hibah,” tambah Sekrertaris LPPM STKIP Taman Siswa, Arif Hidayat, S.Pd.,M.Pd. [AN]