Alasan Pinjam, Anggota Kepolisian Resor Dompu Malah Bawa Kabur Motor Warga Bima

Iklan Semua Halaman

.

Alasan Pinjam, Anggota Kepolisian Resor Dompu Malah Bawa Kabur Motor Warga Bima

Sabtu, 30 Maret 2019
Gambar Ilustrasi

Bima, Berita11.com - Salah seorang oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Dompu yang berpangkat Bribda dengan inisial EH diduga membawa kabur satu unit kendaraan roda dua (sepeda motor) merek Scoopy, milik Eri Weraidin 36 tahun warga lingkungan Benteng, Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Menurut Eri Weraidin pemilik motor tersebut, peristiwa itu terjadi berawal dari terduga pelaku EH meminjam motornya dengan alasan untuk pergi ke rumah temannya yang terletak di wilayah Kampung Sarae Kota Bima, pada Senin (25/3/2019) beberapa hari lalu sekira pukul 14.00 Wita.

"TKP nya di lingkungan Tolobali Kota Bima, saat itu pelaku (EH, red) meminjam motor saya dengan alasan untuk pergi ke rumah temannya," ujar pemilik motor Eri Weraidin, Sabtu (30/3/2019).

Setelah beberapa lama kemudian bahkan berhari-hari, lanjut Eri Weraidin, terduga pelaku tidak kunjung pulang untuk membawa kembali motor yang dipinjamnya itu.

"Baru diketahui bahwa motor itu dibawa kabur, setelah pelaku (EH, red) tidak ada kabar beritanya, bahkan setiap kali dihubungi melalui via telepon seluler (Hp), tapi nomor dalam keadaan tidak aktif, sampai saat ini (Sabtu 30/3/2019) motor itu belum juga dikembalikan," terang Eri.

Secara terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Propam Polres Dompu, IPTU Hendry Christianto mengaku, pihaknya sudah mendengar informasi mengenai kasus tersebut yang diduga melibatkan oknum anggota kepolisian Polres Dompu yang berinisila EH.

"Iya, kami sudah dengar informasi mengenai kasus itu," ujar Hendry, saat diwawancarai di Kantor Mapolres Dompu, Sabtu (30/3/2019).

Namun dalam kasus tersebut, lanjut Hendry, pihkanya belum menerima laporan secara resmi dari pihak korban atau pemilik motor yang diduga dibawa kabur tersebut.

"Kalau kejadian atau TKPnya di Kota Bima, kami sarankan agar melaporkan kasus itu di wilayah hukum Kota Bima, dan nanti akan dilakukan pengembangan di Mapolres Dompu," isarat dia.

Dikatakan Hendry, EH memang anggota kepolisian yang bertugas di Mapolres Dompu. Namun, sudah satu bulan ini EH meninggalkan tugasnya sebagai anggota Kepolisian.

"Anggota ini (EH, red) dulu juga terlibat dalam kasus yang sama, bahkan sudah divonis dan dulu sudah menjalani hukuman penjara. Tapi, sampai hari ini kami di Propam Polres Dompu belum menerima tembusan dari putusan pengadilan terhadap kasus yang melibatkan EH," ungkap Hendry.

Terlepas dari hal itu, Hendry menambahkan, pihaknya selaku Propam Polres Dompu, akan memproses dan menindak secara tegas siapapun anggota kepolisian Polres Dompu yang melakukan pelanggaran.

"Intinya kami propam Polres Dompu akan tetap profesional dalam menindak siapapun anggota yang melakukan pelanggaran," tegasnya. [RIS]