Aspers Kasad Serahkan dan Resmikan Ruang Kelas Belajar dan Masjid Babussalam

Iklan Semua Halaman

.

Aspers Kasad Serahkan dan Resmikan Ruang Kelas Belajar dan Masjid Babussalam

Kamis, 07 Maret 2019
Aspers KASAD yang Juga Alumni AKABRI 1989 Mayjen Heri Wiranto Menyerahkan Bantuan untuk Masjid Babussalam Dusun Gedeng Desa Sukadana Kecamatan Bayan KLU. 


Tanjung, Berita11.com— Pasca gempa tahun lalu, puluhan ribu rumah maupun fasilitas umum rusak dan tidak bisa digunakan kembali. Kehadiran para relawan dan darmawan untuk mengulurkan bantuan dan tenaga sangat dirasakan warga korban gempa, salah satunya bantuan dari Alumni AKABRI 1989. 

Bantuan yang diberikan berupa pembangunan dua lokal ruang kelas di SMAN 1 Kayangan dan pembangunan Masjid Babussalam Desa Sukadana Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di dua tempat yang berbeda oleh Aspers Kasad Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto, SE. MM. M.Tr (Han), bersama rombongan se Angkatan yang dihadiri Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Bupati Lombok Timur Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., Sekda KLU Drs. H. Suardi,MH., Kamis (7/3).

Selaku Ketua rombongan, Mayjen TNI Heri Wiranto dalam sambutannya saat menyerahkan dua lokal kelas belajar di SMAN 1 Kayangan.

Dikatakannya, Lombok merupakan daerah yang indah dan menjadi destinasi wisata dunia, namun bencana gempa telah meluluh lantakkan daerah ini ratusan korban jiwa dan puluhan ribu rumah dan fasilitas umum rusak sehingga menggugah hati untuk membantu para korban.

“Alhamdulillah, kami Alumni AKABRI 89 tergerak dan tergugah untuk membantu korban gempa khususnya di KLU dengan mengumpulkan dana untuk membangun ruang belajar di sekolah ini,” ungkap Aspers Kasad.

Dilanjutkannya, pemberian bantuan ini hanya semata-mata atas dasar kemanusiaan karena terpanggil untuk membantu saudara saudara kita disini.

Mengakhiri sambutannya, mantan Danrem 161/WS ini berharap agar ruang kelas belajar bisa dipakai secepatnya untuk proses belajar mengajar dan akan memantau terus kekurangannya.

Sebelumnya Bupati KLU dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Alumni AKABRI 1989 atas kepeduliannya untuk membantu pembangunan daerah Kabupaten Lombok Utara pasca terjadinya gempa bumi pada tahun kemarin khususnya pembangunan ruang belajar SMAN 1 Kayangan.

Usai penyerahan ruang kelas SMAN 1 Kayangan secara simbolis serta penandatanganan berita acara serah terima, Mayjen TNI Heri Wiranto bersama rombongan menuju lokasi peresmian bantuan pembangunan Masjid Babussalam di Dusun Gedeng Desa Sukadana Kecamatan Bayan.

Rombongan disambut Sekda KLU dan tarian adat Lombok Rudat dan masyarakat setempat di Masjid Babussalam.


Sekda KLU dalam sambutannya kehadiran TNI Polri sejak awal gempa di KLU sangat dirasakan oleh masyarakat terutama dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan memotivasi kami untuk membangun kembali Lombk Utara hingga seperti kondisi sekarang ini.

“Proses percepatan rehab rekon di wilayah KLU sudah berjalan lancar, apalagi dengan adanya penambahan personel TNI akan menambah percepatan pembangunan rumah hunian tetap bagi para korban,” katanya.

Sekda KLU juga mengucapkan terimakasih kepada Alumni AKABRI 1989 yang telah memberikan bantuan dalam pembangunan ruang belajar dan pembangunan Masjid Babussalam sehingga masyarakat memiliki tempat untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT.

Sementara Mayjen TNI Heri Wiranto dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur karena Alumni AKABRI 89 bisa memberikan bantuan dan mewakafkan Masjid Babussalam untuk masyarakat Desa Sukadana.

"Sejak terjadinya gempa bumi di Lombok dan NTB umumnya, dimanapun kami berada selalu mendoakan masyarakat Lombok dan NTB agar musibah bisa dilalui dengan penuh keihklasan dan tawakkal kepada Allah SWT,” kata Aspers Kasad mewakili Alumni AKABRI 89.

Pati bintang dua yang juga mantan Danrem 163/WS tersebut menceritakan proses pemberian bantuan untuk masyarakat Lombok melalui rapat alumni.

"Kami sebelumnya berpikir dalam bentuk apa bantuan yang cocok untuk para korban, bersifat penggunaannya lama dan berbentuk monument, dan alhamdulillah disepakati pembangunan ruang belajar dan pembangunan masjid sebagai sarana ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT karena masyarakatnya juga mayoritas muslim,” cerita Mayjen TNI Heri Wiranto.

Ia berharap semoga Masjid Babussalam bisa dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan menuntut ilmu agama, dan menjadi ladang amal kita untuk akhirat kelak.

Peresmian Masjid Babussalam ditandai penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Mayjen TNI Heri Wiranto didampingi para Alumni AKABRI 89, Danrem 162/WB, Sekda KLu, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serta acara diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak yatim Desa Sukadana. [MR]