Bawaslu sudah Periksa 6 Saksi Penghadangan Kampanye Caleg Gerindra di Sape

Iklan Semua Halaman

.

Bawaslu sudah Periksa 6 Saksi Penghadangan Kampanye Caleg Gerindra di Sape

Redaksi Berita11
Sabtu, 02 Maret 2019
Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bima, Junaidin S.Pd. 


Bima, Berita11.com— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima telah memanggil dan mengklarifikasi enam saksi berkaitan penghadangan H Mori Hanafi SE, M.Com, calon anggota DPRD Provinsi NTB Dapil 6 dari Partai Gerindra saat kampanye di Desa Jia Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Selasa (26/2/2019) lalu.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bima, Junaidin S.Pd menjelaskan, perihal penghadangan kampanye Caleg DPRD Provinsi NTB Dapil 6 dari Partai Gerindra tersebut dilaporkan langsung oleh H Mori Hanafi SE, M.Com dan teregistrasi dalam buku laporan Bawaslu sejak 26 Februari 2019 lalu.

Dikatakan Junaidin, sesuai laporan yang diterima Bawaslu, Caleg Partai Gerindra tersebut merasakan dirugikan akibat penghadangan yang terjadi di Kecamatan Sape Kabupaten Bima. “Kami telah proses dan mengambil keterangan enam orang saksi,” ujarnya melalui sambungan Ponsel, kemarin.

Pria yang telah menjadi Pengawas Pemilu tingkat Kabupaten Bima sejak 2008 silam ini menjelaskan, laporan Caleg Partai Gerindra tersebut dinaikan pada tingkat Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu). Karena penghalang-halangan kampanye termasuk kategori Tipilu.

Menurutnya, untuk mengantipasi gangguan tahapan kampanye diperlukan peran berbagai pihak termasuk masyarakat dan kesadaran peserta Pemilu, terutama aparat Kepolisian.
Sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Bima juga memproses laporan berkaitan penghalang-halangan kegiatan kampanye Caleg Partai Golkar di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. [US]