Dan SSK Kenalkan Siswa SDN 16 Manggelewa Tentang Wasbang

Iklan Semua Halaman

.

Dan SSK Kenalkan Siswa SDN 16 Manggelewa Tentang Wasbang

Redaksi Berita11
Sabtu, 09 Maret 2019
Disela-Sela Kesibukan Mengontrol Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa ke-104 Tahun 2019 Kodim 1614/ Dompu, Dan SSK Kapten Inf Mujiono Menyempatkan Waktu Mengenalkan Wawasan Kebangsaaan Secara Dini kepada Siswa-Siswi SDN 16 Manggelewa Kabupaten Dompu, Sabtu (9/3/2019). 

  
Dompu, Berita11.com— Disela-sela pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu, Dan SSK Kapten Inf Mujiono memberikan pengenalan wawasan kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi SDN 16 Manggelewa, Sabtu (9/3/2019).

Menurutnya, pengenalan Wasbang perlu dilakukan kepada anak-anak sekolah mengingat pentingnya tentang wawasan kebangsaan, sehingga dari sedini mungkin  mereka harus mengetahui tentang bangsa dan negaranya.

“Mereka minimal harus hafal Pancasila dan lambang-lambangnya, mengenal Presiden dan Wakil Presiden dari pertama hingga sekarang, dan mengetahui sejarah perjuangan bangsa hingga bisa merdeka dan berdiri tegak seperti sekarang ini,” jelas Kapten Inf Mujiono.

Selain pengenalan Wasbang, Dan SSK juga memberikan latihan fisik seperti senam pagi dan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk meningkatkan kedisiplinan, kekompakan dan kebersamaan.

Secara terpisah, Dandim 1614/Dompu selaku Dansatgas TMMD ke-104 Kodim 1614/Dompu Letkol Czi Arief Hadiyanto, S.IP., memberikan apresiasi kepada Dan SSK yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pengenalan wawasan kebangsaan kepada anak-anak sekolah.

Para Siswa-Siswi Juga Diajarkan Sikap Disiplin Melalui Kegiatan Peraturan Baris- Berbaris oleh Dan SSK TMMD ke-104 Tahun 2019 Kodim 1614/ Dompu, Kapten Inf Mujiono.

“Ini merupakan bagian dari program non fisik kegiatan TMMD ke-104 yang dipusatkan di Kecamatan Manggelewa,” ucap Dansatgas.

Dijelaskannya, wawasan kebangsaan memang harus dimiliki seluruh anak bangsa mulai dari sedini mungkin mereka harus diperkenalkan tentang wawasan kebangsaan sehingga kedepan diharapkan mereka memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme, rasa kecintaan yang penuh kepada bangsa dan negara.

“Kalau sudah demikian maka jiwa militan terhadap bangsa dan negara akan betul-betul tertanam dalam diri anak bangsa sehingga tidak perlu diragukan lagi nasionalismenya,” ujar Alumni Akmil 1998 ini.

Diharapakan  anak-anak itu akan menjadi generasi muda yang tangguh, cerdas, arif  dan bijaksana serta memiliki skil yang mumpuni dibidangnya masing-masing. [US]