Dinas Kominfo Kota Bima Isyaratkan akan Bentuk Tim Siber untuk Menangkal Hoaks

Iklan Semua Halaman

.

Dinas Kominfo Kota Bima Isyaratkan akan Bentuk Tim Siber untuk Menangkal Hoaks

Selasa, 19 Maret 2019
Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Desiminasi Informasi Dinas Kominfo Kota Bima, Drs Ahmadi, M.Si. Foto US.


Kota Bima, Berita11.com— Hingga saat ini penanganan konten-konten informasi sesat dan berbahaya seperti berita bohong (fake news) atau hoaks ditangani Kementerian Kominfo Republik Indonesia, akan tetapi pada beberapa tahun mendatang Dinas Komunikasi, Informatika (Kominfo) Kota Bima akan membentuk Tim Siber yang akan melaksanakan patroli cyber.

Hal tersebut diisyaratkan Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Desiminasi Informasi Dinas Kominfo Kota Bima, Drs Ahmadi, M.Si.

“Karena selama ini masih menjadi ranah pusat, Kementerian Kominfo di pusat yang mendeteksi apakah hoaks atau tidak. Kita tidak punya tim siber, tapi ke depan harus ada tim siber dalam rangka mendeteksi apakah informasi yang beredar hoaks atau tidak,” ujar Ahmadi kepada Berita11.com di dinas setempat, Senin (18/3/2019).

Ia mengatakan, berkaitan upaya shut down terhadap website yang menyebarkan informasi sesat (fake news) maupun akun media sosial penyebar konten hoaks pihaknya masih menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian Kominfo.

“Memang belum kita menemukan hal (website) seperti itu. Semacam isu-isu yang perlu kita konfrontasi,” ujarnya.

Kendati demikian, Dinas Kominfo Kota Bima terus berupaya membangun jalur koordinasi dengan sejumlah instansi pusat sepeti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam mengamankan informasi.

Pada tahun 2018 lalu, Dinas Kominfo Kota Bima menggelar sosialisasi keamanan informasi dan pemanfaatan layanan persandian bagi jajaran pengelola informasi daerah yang diikuti seluruh kota dan kabupaten di Provinsi NTB. kegiatan tersebut menggandeng BSSN. “Ini menandakan sudah ada koordinasi antara Pemkot Bima dan BSSN,” ujarnya.

Dikatannya, peran serta Dinas Kominfo dalam menangani hoaks atau fake news dalam rangka cipta kondisi Pemilu 2019 baru sebatas upaya pencegahan melalui imbauan kepada masyarakat.

Sejumlah permasalahan yang dihadapi Dinas Kominfo Kota Bima di antaranya belum 
tersedianya tenaga ahli bidang siber yang memadai. Selain itu, belum didukung oleh perangkat yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan patroli siber. “Kendala kita tenaga ahli dan perangkat kita belum menunjang. Tapi ke depan akan selalu diupayakan,” ujarnya. [US]