Dinilai Ada Motif Dibalik Laka Tunggal 3 Pelajar di Hu'u, GPPMH Unras Mapolres Dompu

Iklan Semua Halaman

.

Dinilai Ada Motif Dibalik Laka Tunggal 3 Pelajar di Hu'u, GPPMH Unras Mapolres Dompu

Selasa, 19 Maret 2019
Massa GPPMH Kecamatan Hu'u saat mendatangi Mapolres Dompu. Foto ist

Dompu, Berita11.com - Massa Aksi yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Kecamatan Hu'u (GPPMH) Kabupaten Dompu, Selasa (19/3/2019) melakukan aksi unjuk rasa (unras) di Mapolres Dompu.

Unras ini dilakukan sebagai bentuk sikap mendesak Kesatuan Lantas Polres Dompu untuk menyelidiki motif dibalik kecelakaan yang menimpa tiga orang pelajar di depan Mapolsek Hu'u pada Selasa (5/3/2019) lalu.

Tidak hanya itu, massa juga meminta kepada Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK.MIK agar segera melakukan proses penyidikan terhadap peristiwa itu. Karena menurut massa, kejadian tersebut ada motif lain dibalik itu dan bukan murni kecelakaan tunggal.

Selain itu, mereka meminta kepada Kapolres agar segera menginformasikan kepada pihak korban terkait CCTV yang telah diamankan di Sat. Lantas Polres setempat dan segera menangkap oknum pelaku yang tidak bertanggung jawab yang sudah menewaskan dua orang pelajar dan satu orang lainnya masih dirawat di RSUD Mataram.

"Kami dari Aliansi Peduli Masyarakat Kecamatan Hu'u tidak akan takut tidak ada kata mundur untuk mengungkap kejadian aneh ini. Kami menilai Kapolsek Hu'u sangat berani memutuskan kejadian itu adalah kecelakaan tunggal," teriak Koordinator Lapangan (Korlap) Irwan alias Iwan.
Massa GPPMH saat berorasi depan Mapolres Dompu

Menurut massa, mereka melihat ada kejanggalan dengan ke dua korban, dengan menabrak seekor kambing, sampai salah satu korban pecah kepala dan mengeluarkan cairan otak berceceran di jalan sepertinya diinjak mobil.

"Kami tidak terima atas pernyataan Kapolsek Hu'u yang menyebar luaskan info bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan tunggal," ujar Korlap.

Setelah melakukan orasi, massa diterima Kanit Laka Lantas Polred Dompu AIPTU Hasanuddin yang juga menangani kasus tersebut guna melakukan dialog dalam ruang rapat Sat Lantas.

Dalam dialognya, salah satu perwakilan massa aksi, Muhtar menanyakan Sat Lantas bahwa ada seorang (Kades, red) terlebih dahulu mengambil CCTV tanpa diketahui dari pihak keluarga maupun pihak Kepolisian.
Suasana dialog antara massa GPPMH dengan Kesatuan Sat Lantas Polres Dompu di ruang rapat Laka Lantas

"Kami yakin ini bukan kecelakaan tunggal tapi ini sebuah kecelakaan tabrak lari dan kami mohon kepada pihak Laka Lantas agar mengungkap kejadian itu, apabila tidak bisa mengungkap, maka kami akan melakukan pemblokiran jalan," pinta Muhtar.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas AIPTU Hasanuddin mengatakan, permasalahan ini sedang diproses, pihaknya tidak ada niat atau sikap pembiaraan atau menghindar dari suatu permasalahan, karna satu korban masih dalam perawatan di Mataram.

"Mohon dari pihak korban agar memberikan bukti bukti agar kami bisa melakukan proses lebih lanjut," pintanya.

Sebelum melakukan Unras, massa aksi berkumpul di Desa Adu menuju Kapolsek Hu'u. Massa aksi merupakan gabungan dari tiga Desa yakni Desa Adu, Cempi Jaya dan Desa Rasabou. [RIS/AF]