Hu'u Lagi! Pelajar Lagi! Kali Ini Minum Obat Anti Nyamuk Nyaris Tewas

Iklan Semua Halaman

.

Hu'u Lagi! Pelajar Lagi! Kali Ini Minum Obat Anti Nyamuk Nyaris Tewas

Senin, 18 Maret 2019
Korban RN saat dirawat di Puskesmas Rasabou Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu. Foto Ist

Dompu, Berita11.com - Belum sampai 1 x 24 Jam meninggalnya SK, wanita 17 tahun pelajar di SMKN 1 Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu lantaran minum racun merek Dupont Lannate, kini di wilayah Kecamatan tersebut kembali dihebohkan kasus percobaan bunuh diri dengan cara meminum obat anti nyamuk bakar merek Momos   hingga nyaris tewas, Senin (18/3/2019) pagi.

Dupont Lannate tidak ada akhirnya Momos pun jadi untuk mengakhiri hidup mereka. Beruntung pelajar kelas III di MTS Darul Ulum Kecamatan Hu'u ini berinisial RN wanita 16 tahun warga Dusun Sama Ngawa Desa Rasabou cepat diselamatkan warga.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Hu’u IPTU Balok Siswantoro melalui Kepala Sub-Bagian Hubungan Kemasyarakatan Polres Dompu IPTU Sabri, SH mengatakan, peristiwa ini berawal dari korban meminta uang kepada ayahnya untuk berangkat ke Pondok Pesantren Al Kautsar di Desa Ranggo Kecamatan Pajo bersama rombongan sekolah menggunakan mobil guna mengikuti tes Ujian Sekolah.

Kemudian sang ayah memberikan uang sebesar Rp10.000 melalui adik korban dan uang tersebut dibagi dua dengan adiknya masing-masing Rp5.000 tidak lama kemudian sang ayah berangkat ke sawah.

"Setelah korban berpakaian seragam dan adiknya pergi ke kamar mandi dan pada saat itulah korban melihat ada obat nyamuk anti bakar merek Momos kemudian memotong motong selanjutnya diaduk dan dicampur air ke dalam piring kemudian dimasukan kedalam gelas plastik," jelas Sabri.

Setelah adiknya balik dari kamar mandi, lanjut Sabri, korban menyuruh adiknya untuk berpakaian di kamar sebelah kemudian korban meminum obat anti nyamuk tersebut hingga tidak sadarkan diri dan sesaat kemudian adik korban Putri Oktarini kembali ke kamar korban dan melihat korban muntah muntah dan sudah pingsan.

"Adiknya yang melihat kakaknya yang sudah tidak sadarkan diri langsung memberikan air minum namun korban tidak bisa meminumnya dan akhirnya adiknya berteriak histeris memanggil para tetangga," terangnya.

Dikatakan Sabri, tak lama kemudian tetangga yang mendengar teriakan adik korban langsung berdatangan dan melihat korban yang sudah tidak sadarkan.

"Adik bersama tetangganya langsung membawa korban ke Puskesmas Rasabou untuk mendapatkan perawatan medis dan saat ini korban sudah siuman/sadar," kata Sabri.

Sebelumnya, korban sempat ngirim pesan singkat terhadap keluarga ibunya yang berada di Baralau Bima agar disampaikan kepada ibunya bahwa korban sudah tidak ingin hidup lagi dan korban sempat meminta kepada neneknya yang berada di Sumbawa untuk diisikan pulsanya. [RIS]