Jambret HP Pelajar Sekitar Bandara, Pencuri ini tak Berdaya Setelah Sepeda Motornya Mogok

Iklan Semua Halaman

.

Jambret HP Pelajar Sekitar Bandara, Pencuri ini tak Berdaya Setelah Sepeda Motornya Mogok

Sabtu, 16 Maret 2019
Ilustrasi Jambret. Foto Ist.


Bima, Berita11.com— Aksi pencurian dengan kekerasan atau jambret dialami Rahmawati, pelajr 17 tahun asal Desa Sanolo Kecamatan Bolo saat melintas persimpangan sekitar Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima,  sekira pukul 18.00 Wita magrib, Jumat (15/3/2019). Sang pelaku, berinisial FR alias AN berhasil diringkus polisi setelah sempat melarikan diri.

Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi menjelaskan, peristiwa pejambretan terhadap korban terjadi ketika dibonceng oleh kakaknya Sri Wahyuni. Ketika itu keduanya hendak pulang ke Kecamatan Bolo setelah pulang dari Kota Bima.

“Kemudian di sebelah timur Makam Pahlawan datang pelaku dari belakang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Salah satu dari mereka menarik HP yang dipegang oleh korban sehingga terjadi saling tarik menarik,” ujar IPTU Hanafi, Sabtu (16/3/2019).

Tak hanya merampas HP milik korban, pelaku juga menendang sepeda motor yang diboncengi korban hingga terjatuh. Seketika itu, korban berteriak meminta tolong. Mendengar korban, masyarakat dan anggota Subsektor Bandara Bima yang sedang piket mengejar pelaku.

“Setelah di depan kampus STKIP Taman Siswa sepeda motor dikendarai oleh pelaku mengalami kerusakan  sehingga pelaku  FR alias AN  ditangkap bersama sepeda motor miliknya,” ujar Hanafi.

Pelaku  lain berinisial G alias SN  melarikan diri dengan membawa HP milik korban.
Pasca peristiwa tersebut, korban ditolong oleh warga dengan membawanya ke RSUD Sondosia Kabupaten Bima untuk mendapat perawatan karena menderita luka lecet pada siku kiri, pinggang sebelah kanan dan kaki kanan  bersama  kakaknya Sri Wulandari yang juga mengalami luka lecet pada bagian punggung.

Kemudian pelaku FR  alias AN dengan barang bukti berupa sepeda motor diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Bima untuk proses lebih lanjut,” tambah IPTU Hanafi.

Kapolres Bima AKBP  Bagus S. Wibowo, S.I.K  mengimbau masyarakat agar saat mengendarai sepeda motor maupun saat dibonceng  tidak sambil menggunakan HP atau memperlihatkan barang berharga lainnya.

Kapolres mengaimbau G alias SN segera menyerahkan diri untuk mempertanggung jawabkan  perbuatan. [AD]