Kakek 60 Tahun di Parado Tewas Gantung Diri, Motifnya belum Diketahui

Iklan Semua Halaman

.

Kakek 60 Tahun di Parado Tewas Gantung Diri, Motifnya belum Diketahui

Selasa, 19 Maret 2019
Ilustrasi.


Bima, Berita11.com— Ahmad Arsyad, kakek 60 tahun warga Desa Kanca Kecamatan Parado Kabupaten Bima, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan tali nilon yang dipasang di plafon rumah, Selasa (19/3/2019) sore.

Kondisi korban pertama kali diketahui dan dilihat oleh Mansyur (27 tahun), cucunya sendiri dalam keadaan sudah terbujur kaku tak bernyawa dengan lidah menjulur.

Cucu korban, Mansyur menuturkan, saat pertama kali dilihat kondisi korban terbukur kaku dengan kondisi kedua kaki tertekuk, leher terikat tali yang tergantung di langit-langit rumah. Kondisi lidah korban menjulur. Darah tampak keluar dari telinga kiri dan kanak korban. Tak jauh dari korban, di sebelah kanan terdapat kursi plastik.

Saat hendak mengangkat korban, Mansyur tidak kuat mengangkatnya sendiri sehingga memanggil  Firdaus Abubakar dan  Ismail Kurais untuk membantu memindahkan mayat korban.

Sekira pukul 16.30 Wita Kapolsek Parado, IPDA Nazaruddin tiba di lokasi peristiwa dan melakukan identifikasi awal dan pengamanan TKP, sambil menunggu anggota Inafis Polres Bima.

Dua jam kemudian,  Tim Identifikasi Polres Bima  yang dipimpin IPDA Hari Purnomo tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP serta pemeriksaan tubuh korban.

Atas peristiwa tersebut kerabat korban membuat surat pernyataan penolakan autopsi terhadap korban dan menolak ditindakan hukum.

Sebelumnya informasi dari yang diperoleh aparat Kepolisian, korban mengalami strok ringan yang menyebabkan kedua kakinya kaku sehingga jalan menggunakan tongkat. Selain itu, sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban mengeluh tangan kirinya kaku, sering merasa sakit kepala selama dua tahun terakhir.

Korban diduga mengakhiri hidup karena merasa depresi menghadapi penyakit yang dialaminya beberapa tahun terakhir. [AD]