Kejati NTB Serius Bidik Lima Kasus “Kakap” di Kota Bima, ini Isyarat Kajati

Iklan Semua Halaman

.

Kejati NTB Serius Bidik Lima Kasus “Kakap” di Kota Bima, ini Isyarat Kajati

Redaksi Berita11
Jumat, 08 Maret 2019
Kajati NTB, Arief SH MH Didampingi Kajari Raba Bima dan Sejumlah Pejabat Pemkab Bima saat Berdialog dengan Masyarakat Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Foto Ahmad Berita11.com.


Kota Bima, Berita11.com— Kejaksaan Tinggi (Kejati) tengah serius membidik lima kasus “kakap” di Kota Bima yang berpotensi menimbulkan kerugian negara. Isyarat tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Arief SH MH saat kunjungan kerja di Kejari Raba Bima, Jumat (8/3/2019).

Arief menyebutkan, lima kasus mega proyek di Kota Bima yang tengah dibidik Kejati NTB yaitu Dam Kapao, Dam Kodo, Masjid Terapung Amahami, Taman Amahami dan lahan relokasi di Kelurahan Sambinae. Sejumlah kasus tersebut dalam penyelidikan Kejati NTB.

Diisyaratkan, Kejati NTB segera memanggil saksi terkait kasus tersebut. “Beberapa saksi dan  pihak yang melaksanakan itu secepatnya akan digelar. Namun kami belum bisa memastikannya, tapi semua akan kami gelar,” ujarnya di Kejari Raba Bima.

Mantan Kajari Raba Bima tahun 2007 ini menegaskan komitmen pihaknya melaksanakan proses perkara dugaan korupsi, sehingga pihaknya melaksanakan pengumpulan bahan dan keterangan sehingga mendukung proses penyelidikan kasus mega proyek itu.
Berkaitan pemanggilan saksi maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus mega proyek di Kota Bima, Kajati mengisyaratkan pihaknya belum dapat membeberkannya. [AD]