KPU Dompu Gelar Sosialisasi Pemilu di Acara Penutupan TMMD ke 104 Tahun 2019

Iklan Semua Halaman

.

KPU Dompu Gelar Sosialisasi Pemilu di Acara Penutupan TMMD ke 104 Tahun 2019

Rabu, 27 Maret 2019
Suasana sosialisasi pemilu serentak Tahun 2019 di lapangan Sepak Bola Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu Provinsi NTB. Foto RIS

Dompu, Berita11.com - Pada kesempatan kegiatan upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 Tahun 2019 yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu NTB, Rabu (27/03/2019) pagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dompu menggelar sosialisasi Pemilu serentak 2019.

Pada kesempatan itu, turut hadir Ketua Divisi Sosialisai Pendidikan Pemilih Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM-Parmas), Kepala bagian Hubungan Masyarakat KPU, anggota PPK dan PPS se-Kecamtan Manggelewa beserta seluruh anggota relawan demokrasi se-Kabupaten Dompu.

Sosialisasi dilakukan usai kegiatan upacara penutupan TMMD Ke 104 tahun 2019. Ketua Devisi Sosialisai Pendidikan Pemilih SDM-Parmas Yaser. S.Sos menjelaskan tentang cara pencoblosan yang baik dan benar pada pemilu yang digelar pada Rabu 17 April 2019 yang akan datang. Dan saat melakukan Sosialisasi Yaser sambil mengangkat specimen surat suara didepan peserta sosialisasi yang hadir pada kesempatan itu.

"Di TPS, tempat pencoblosan saudara-saudara nanti anggota KKPS akan menyerahkan sebanyak lima lembar surat suara yang terdiri dari surat suara yang berwarna abu-abu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, surat suara warna kuning untuk memilih DPR RI, surat suara warna merah untuk memilih DPD RI, surat suara warna biru untuk memilih DPRD Provinsi sedangkan untuk surat suara warna hijau untuk DPRD Kabupaten atau Kota," jelas Yaser.

Selain itu, Yaser juga menjelaskan tentang teknis bagaimana syarat suara yang sah atau tidak sah pada hari H pemungutan suara Pimilu serentak pada 17 April 2019 nanti khususnya surat suara Capres dan Cawapres.
Ketua Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM-Parmas) KPU Dompu ujung Kiri saat menyaksikan jalannya upacara penutupan TMMD Ke 104 Tahun 2019 di Lapangan Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu NTB. Foto RIS

"Untuk tanda coblos pada surat suara Presiden dan Wakil Presiden suara sah apabila, 1. Tanda coblos pada foto pasangan calon, 2. Tanda coblos pada nomor urut dan nama pasangan calon, 3. Tanda coblos pada kotak pasangan calon," terang Yaser.

"Kemudian tanda coblos pada surat suara Presiden dan Wakil Presiden suara tidak sah, 1. Tanda coblos berada pada pasangan calon yang berbeda, 2. Surat suara diberi tanda khusus atau coretan, 3. Tidak menggunakan alat coblos yang disediakan," sambung dia.

Tak hanya surat suara Capres dan Cawapres saja. Yaser juga memaparkan teknis cara pencoblosan yang sah pada surat suara khususnya DPD RI.

"Berikutnya tanda coblos pada surat suara DPD RI suara sah apabila, 1. Tanda  coblos pada foto calon, 2. Tanda coblos pada nomor urut dan nama calon, 3. Tanda coblos pada kotak calon," ungkapnya.

"Tanda coblos pada surat suara DPD RI tidak sah, 1. Tanda coblos berada pada pasangan calon yang berbeda, 2. Suara diberi tanda khusus atau coretan, 3. Tidak menggunakan alat coblos yang telah disiapkan," sambung Yaser.

Usai memaparkan taknis cara pencoblosan yang sah untuk Capres dan Cawapres serta DPR RI. Pemaparan atau sosialisasi dilanjutkan relawan demokrasi yang memberikan penjelasan tentang tanda pencoblosan pada surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota baik tanda coblos sah dan tanda coblos tidak sah. [RIS]