Mahasiswa ini Dibacok saat Mengendarai Sepeda Motor

Iklan Semua Halaman

.

Mahasiswa ini Dibacok saat Mengendarai Sepeda Motor

Selasa, 19 Maret 2019
Petugas Piket Polsek Belo saat Menerima Laporan dari Korban.


Bima, Berita11.com— Penganiayaan dialami Umar Harun Kurniawan, mahasiswa 25 tahun asal Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Senin (11/3/2019). Saat mengendarai sepeda motor di Desa Ngali Kecamatan Belo, ia tiba-tiba dibacok orang yang tak dikenalnya.

Kasus tersebut sudah dilaporkan aparat kepolisian dan masih ditangani Kepolisian Sektor (Polsek) Belo.

Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo, S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Bima, IPTU Hanafi mengatakan, polisi masih menyelidiki pelaku pembacokan korban. “Masih dalam penyelidikan  pihak Kepolisian Polsek Belo,” ujar IPTU Hanafi, Senin (18/3/2019) malam.

Dijelaskannya, peristiwa penganiayaan yang dialami koban berawal ketika mengendarai sepeda motor  dari arah Desa Renda Kecamatan Belo menuju Desa Ncera. Saat melintas di jalan raya Desa Ngali, tepatnya depan toko obat milik warga berinisial SR, tiba-tiba datang pelaku dari arah belakang dengan menggunakan sepeda motor dan bertanya-tanya langsung membacok korban dengan menggunakan pisau.

“Setelah membacok korban, pelaku langsung lari meninggalkan TKP menuju Desa Lido, sedangkan korban karena takut dihadang lagi oleh pelaku, langsung balik arah dan melaporkan kejadianya ke Mako Polsek Belo,” ujar Hanafi.

Atas kejadian itu, korban mengalami robek pada punggung bagian kanan. Pasca menerima laporan, Kapolsek Belo IPDA I Kadek Sumerta SH  bersama anggota Polsek setempat mengantar korban ke Puskesmas Belo di Cenggu untuk mendapatkan  perawatan medis dan visum et repertum sekaligus mendatangi TKP mengumpulkan keterangan saksi-saksi. [AD]